PERHORTI Sulteng Resmi Dikukuhkan di Untad: Hortikultura Pilar Utama Ekonomi Nasional

Rahmad Fadhil • Dipublikasikan Jumat, 24 April 2026 | 10:30 WIB
PENGUKUHAN: Kegiatan pengukuhan dan konsolidasi pengurus PERHORTI Komisariat Daerah Sulawesi Tengah periode 2026–2030 di Ruang Senat Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Kamis (23/4/2026).(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU).
PENGUKUHAN: Kegiatan pengukuhan dan konsolidasi pengurus PERHORTI Komisariat Daerah Sulawesi Tengah periode 2026–2030 di Ruang Senat Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Kamis (23/4/2026).(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU).

RADAR PALU – Perhimpunan Hortikultura Indonesia (PERHORTI) Komisariat Daerah Sulawesi Tengah periode 2026–2030 resmi dikukuhkan dalam kegiatan yang berlangsung di ruang Senat Fakultas Pertanian Universitas Tadulako (Untad), Kamis (23/4/2026), mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai.

Momentum ini menjadi penanda penguatan peran hortikultura sebagai sektor strategis daerah, sekaligus mempertegas pentingnya kolaborasi lintas sektor antara akademisi, pemerintah, penyuluh, hingga pelaku usaha dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

Ketua PERHORTI Komda Sulteng, Prof. Dr. Ir. Muhammad Ansar, MP, menegaskan bahwa hortikultura merupakan salah satu penopang utama perekonomian nasional yang memiliki prospek besar untuk terus dikembangkan.

Baca Juga: Standarisasi Drone Pertanian Digenjot, Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri Alsintan

“Hortikultura merupakan komoditi utama dalam mendukung perekonomian Indonesia. Potensinya sangat besar, baik dari sisi nilai ekonomi maupun peluang pasar, sehingga perlu dikelola secara serius melalui inovasi dan kolaborasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, penguatan sektor hortikultura tidak bisa dilepaskan dari peran riset dan teknologi.

Karena itu, hilirisasi hasil penelitian serta penerapan teknologi tepat guna di tingkat petani menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing komoditas hortikultura, khususnya di Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Kementan Dorong Ekonomi Karbon, Pertanian Dibidik Jadi Sumber Cuan Baru

Pengukuhan kepengurusan ini merujuk pada Surat Keputusan PERHORTI Nomor 29/PERHORTI/KP/II/2026 yang ditetapkan pada 17 April 2026 di Bogor.

Dalam struktur tersebut, Prof. Ansar menjabat sebagai Ketua Umum, didampingi Ketua Harian Prof. Dr. Ir. Abdul Hadid, M.Si, bersama jajaran wakil ketua dari unsur pemerintah dan praktisi.

Struktur organisasi PERHORTI Komda Sulteng juga diperkuat oleh berbagai divisi strategis, mulai dari divisi sayuran, buah, florikultura dan lansekap, biofarmaka, hingga divisi agribisnis, publikasi, serta diseminasi teknologi.

Baca Juga: Pertanian Jadi Kunci Ekonomi Karbon, Ini Dampaknya ke Petani

Komposisi ini mencerminkan pendekatan komprehensif dalam pengembangan hortikultura berbasis ilmu pengetahuan dan kebutuhan lapangan.

Kegiatan ini turut dihadiri pimpinan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, jajaran dosen dan akademisi, perwakilan dinas pertanian dan ketahanan pangan tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, penyuluh pertanian lapangan, perwakilan kelompok tani dan KTNA, serta pelaku usaha hortikultura.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan kuatnya dukungan terhadap pengembangan hortikultura sebagai sektor unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga: Sigi Bersiap Tuan Rumah Paskah Nasional, Bupati Rizal Soroti Kekuatan Pertanian dan Pariwisata

Selain prosesi pengukuhan, kegiatan juga dirangkaikan dengan diskusi awal penyusunan program kerja organisasi.

Fokus pembahasan diarahkan pada penguatan agribisnis hortikultura, peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani, serta percepatan diseminasi inovasi teknologi berbasis riset.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, PERHORTI Komda Sulawesi Tengah diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam membangun sistem hortikultura yang berkelanjutan, berdaya saing, dan adaptif terhadap tantangan zaman, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah dan nasional.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
Pengukuhan PERHORTI Peran hortikultura Peluang ekonomi dan pasar Sektor unggulan