RADAR PALU – Komitmen menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana terus ditunjukkan jajaran Polres Parigi Moutong.
Melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud), aksi penanaman pohon digelar di wilayah pesisir dalam rangka memperingati Hari Bumi sekaligus menyambut Hari Kesiapsiagaan Bencana, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.30 WITA tersebut dipusatkan di dua titik, yakni Desa Boyantongo dan Desa Olaya.
Baca Juga: TMMD ke 128 Dibuka Bupati Parimo
Sebanyak 100 bibit pohon keras jenis nantu dan kemiri ditanam sebagai langkah konkret dalam mengurangi dampak perubahan iklim, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah pesisir dari ancaman abrasi dan bencana alam.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Plt. BPBD Parigi Moutong Rivai, Sekcam Parigi Selatan Bambang Bahri, perwakilan Sat Polairud, pemerintah desa, TNI-Polri, serta tokoh agama, adat, dan masyarakat dengan total peserta sekitar 50 orang.
Baca Juga: Beras Murah Diserbu Warga, Aksi Polres Parimo Jadi Angin Segar di Tengah Kebutuhan Pokok Naik
Kasat Polairud Polres Parigi Moutong, IPTU Gigih Winanda, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keseimbangan alam.
“Penanaman pohon ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi mendatang. Selain mencegah abrasi dan kerusakan lingkungan pesisir, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana serta pengendalian dampak perubahan iklim,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Baca Juga: Jemput Bola ke Kementan, Bupati Parimo Siapkan Strategi Hadapi Kemarau 2026
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menanam, tetapi juga merawat pohon-pohon ini. Lingkungan yang terjaga adalah benteng utama kita dalam menghadapi ancaman bencana,” tambahnya.
Aksi penghijauan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang turut berpartisipasi aktif dalam proses penanaman.
Selain mempererat sinergi antarinstansi, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari kehidupan.
Baca Juga: Tambang Ilegal Parimo Disidangkan, Peran Aktor Besar Dipertanyakan
Dengan semangat Hari Bumi dan kesiapsiagaan bencana, Polairud Parimo menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya menjaga keamanan perairan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam pelestarian lingkungan.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin