Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

  TMMD ke 128 Dibuka Bupati Parimo

Rahmad Fadhil • Kamis, 23 April 2026 | 09:39 WIB
GERAK NYATA DI DESA: Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase memimpin upacara pembukaan TMMD ke-128 di Lapangan Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Rabu (22/10/2026).(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU). 
GERAK NYATA DI DESA: Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase memimpin upacara pembukaan TMMD ke-128 di Lapangan Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Rabu (22/10/2026).(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU). 

RADAR PALU – Komitmen mempercepat pembangunan desa kembali diuji. Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, memimpin langsung upacara pembukaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 di Lapangan Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Rabu (22/10/2026).

Kegiatan yang melibatkan lintas sektor ini dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pimpinan OPD, hingga tokoh masyarakat.

Namun, lebih dari sekadar seremoni, TMMD kali ini menjadi indikator konkret sejauh mana sinergi pemerintah dan TNI mampu menjawab ketimpangan pembangunan di wilayah pedesaan.

Baca Juga: Beras Murah Diserbu Warga, Aksi Polres Parimo Jadi Angin Segar di Tengah Kebutuhan Pokok Naik

Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa TMMD bukan program rutin semata, melainkan instrumen strategis untuk menembus hambatan pembangunan di daerah yang selama ini sulit dijangkau.

“TMMD adalah bukti nyata bahwa gotong royong bukan sekadar slogan. Ini kerja kolektif untuk mempercepat pembangunan dan menjawab kebutuhan riil masyarakat desa,” tegasnya.

Kabupaten Parigi Moutong dengan bentang wilayah yang luas masih menghadapi persoalan klasik: infrastruktur terbatas, akses air bersih, hingga persoalan sosial seperti stunting. Di titik inilah TMMD diharapkan tidak hanya hadir sebagai proyek fisik, tetapi juga solusi menyeluruh.

Baca Juga: Beras Murah Diserbu Warga, Aksi Polres Parimo Jadi Angin Segar di Tengah Kebutuhan Pokok Naik

Pada pelaksanaan TMMD ke-128, sejumlah program prioritas langsung menyasar kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK, penyediaan air bersih melalui program Manunggal Air, hingga peningkatan akses jalan desa.

Tak berhenti di situ, penguatan ketahanan pangan dan edukasi masyarakat juga menjadi bagian penting dari agenda.

Sekitar 150 personel TNI diterjunkan selama satu bulan ke depan. Namun keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh jumlah personel, melainkan sejauh mana partisipasi masyarakat benar-benar terlibat.

Baca Juga: Pohon Tua Jadi Ancaman, Bupati Parimo Perintahkan Penertiban Menyeluruh

Usai upacara, Bupati bersama jajaran juga menyalurkan bantuan dari Baznas kepada anak-anak stunting di Kecamatan Sausu.

Langkah ini mempertegas bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan pasar murah dan pelayanan tes kesehatan yang dipusatkan di sekitar lokasi kegiatan.

Baca Juga: Antrean Truk Mengular, Pemkab Parimo Dorong Forum Lalu Lintas Cari Solusi Terpadu

Akses layanan yang dipermudah ini menjadi bagian dari pendekatan langsung pemerintah kepada masyarakat.

Jika konsistensi terjaga, TMMD bukan hanya program tahunan, melainkan momentum percepatan yang berdampak nyata. Namun tanpa pengawasan dan keberlanjutan, program ini berisiko kembali menjadi rutinitas tanpa jejak perubahan signifikan.

“Sinergi dan kolaborasi melalui TMMD harus menghasilkan dampak yang terukur, bukan sekadar kegiatan seremonial,” tutup Bupati.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Percepat pembangunan desa #Sinergi pemerintah #Suasana gotong royong #Rehabilitasi rumah tidak layak huni