RADAR PALU – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di wilayah Sulawesi hanya berlaku pada produk tertentu, yakni Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite. Sementara itu, harga BBM lainnya seperti Pertamax dan Pertalite dipastikan tetap stabil.
Kebijakan penyesuaian harga tersebut dilakukan mengikuti dinamika harga energi global serta fluktuasi nilai tukar yang secara berkala memengaruhi harga BBM nonsubsidi.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan dampak kenaikan harga terhadap konsumsi masyarakat secara umum relatif terbatas. Hal itu karena porsi penggunaan BBM nonsubsidi beroktan tinggi di Sulawesi masih tergolong kecil.
Baca Juga: Ancaman di Jalur Energi Dunia, Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz
Berdasarkan data konsumsi, penggunaan Pertamax Turbo dan Pertamina Dex tercatat belum mencapai 1 persen dari total penyaluran BBM di Sulawesi. Sementara konsumsi Dexlite berada di kisaran sekitar 6 persen.
“Segmen pengguna BBM ini memang spesifik dan porsinya kecil. Dengan kondisi tersebut, penyesuaian harga tidak mendorong perubahan signifikan pada konsumsi secara keseluruhan,” ujar Lilik dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).
Pertamina juga memastikan ketersediaan stok BBM di seluruh wilayah Sulawesi dalam kondisi aman.
Baca Juga: Kapal Pertamina Diawaki Full Kru India, Pelaut RI Protes: “Kami Banyak, Tapi Tak Dipakai”
Distribusi ke masyarakat disebut berjalan normal tanpa gangguan pasokan akibat penyesuaian harga tersebut.
Di sisi lain, Pertamina menaruh perhatian serius terhadap potensi penyalahgunaan distribusi BBM, terutama di tengah disparitas harga antara BBM subsidi dan nonsubsidi.
“Perbedaan harga antar produk berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Karena itu, pengawasan distribusi harus diperkuat dan melibatkan banyak pihak, baik Pertamina, aparat penegak hukum, maupun pemerintah daerah,” kata Lilik.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Tegaskan Informasi Pendaftaran Pangkalan LPG Berbayar adalah Hoax
Menurut dia, penguatan pengawasan dilakukan melalui optimalisasi sistem digitalisasi dan monitoring transaksi, khususnya untuk BBM subsidi yang memiliki regulasi penyaluran ketat.
Pertamina turut mengimbau masyarakat agar menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan dan kebutuhan, serta tidak melakukan pembelian yang tidak sesuai peruntukan.
Masyarakat yang menemukan indikasi pelanggaran atau kendala layanan di lapangan diminta melapor melalui Pertamina Call Center 135 sebagai saluran resmi pengaduan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan akan terus melakukan evaluasi serta penguatan pengawasan guna memastikan distribusi energi berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran di seluruh wilayah. ***
Editor : Talib