Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Menuju Kota Ramah Anak, Parigi Moutong Bidik Naik Kelas ke Madya

Rahmad Fadhil • Minggu, 19 April 2026 | 14:08 WIB

KOMITMEN: Suasana kegiatan peningkatan kapasitas gugus tugas dan operator Kabupaten Layak Anak di Parimo, Kamis (16/4/2026).(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU).
KOMITMEN: Suasana kegiatan peningkatan kapasitas gugus tugas dan operator Kabupaten Layak Anak di Parimo, Kamis (16/4/2026).(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU).

RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat langkah menuju daerah ramah anak dengan menargetkan peningkatan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) dari kategori Pratama ke Madya.

Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Gugus Tugas dan Operator KLA yang digelar di Hotel Anutapura, Jalur II Kampal, Kamis (16/4/2026).

Mewakili Bupati, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yusnaeni, menegaskan bahwa KLA bukan sekadar predikat administratif, melainkan tanggung jawab bersama dalam menjamin pemenuhan hak anak.

Baca Juga: Futsal Pelajar Piala Bergilir Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda di Parigi Moutong

“Setiap anak harus tumbuh optimal, terlindungi dari kekerasan, dan memperoleh haknya secara menyeluruh,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati.

Menurutnya, anak merupakan aset strategis pembangunan, sehingga dibutuhkan integrasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, masyarakat hingga dunia usaha secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut juga memperkuat peran Gugus Tugas KLA sebagai wadah pembinaan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter, sekaligus memastikan kebijakan daerah berpihak pada kepentingan terbaik anak.

Baca Juga: OJK Tekan BNI Soal Kasus Nasabah, Rp7 Miliar Cair—Sisa Dana Masih Ditelusuri

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Yudiawati V. Windarrusliana, SKM, mengungkapkan Parigi Moutong saat ini masih berada pada kategori Pratama.

Ia mendorong adanya lompatan ke kategori Madya tahun ini, bersama Kabupaten Poso.

“Di Sulawesi Tengah belum ada daerah yang mencapai level Madya. Harapan besar ada pada Parigi Moutong dan Poso,” katanya.

Baca Juga: Parimo Jadi Sorotan, Program Berani Berdering Sasar Desa Terpencil

Untuk itu, pemerintah daerah didorong melakukan sinkronisasi program serta memenuhi 24 indikator KLA yang mencakup hak sipil, pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan khusus anak.

Selain penguatan materi, kegiatan ini juga membekali peserta dengan teknis pengisian indikator KLA secara komprehensif.

Dengan sinergi seluruh pihak, Parigi Moutong optimistis mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal.

Baca Juga: Sekkab Parimo Tegaskan Tak Ada Kebijakan Merumahkan PPPK, Bupati Pastikan Tetap Diperjuangkan

“Setiap kebijakan harus menjadi pelindung masa depan anak-anak kita,” tutup Yusnaeni.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Menuju daerah ramah anak #Berupaya mencapai level madya #Berkualitas dan berkarakter #Membekali peserta dengan teknis