Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Abrasi di Bangkep, Tanggul 100 Meter Ambruk dan 7 Rumah Terendam

Mugni Supardi • Sabtu, 18 April 2026 | 19:26 WIB
Abrasi pantai akibat gelombang pasang menerjang Desa Luksagu, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sabtu (18/4/2026) pagi.(BPBD SULTENG)
Abrasi pantai akibat gelombang pasang menerjang Desa Luksagu, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sabtu (18/4/2026) pagi.(BPBD SULTENG)

RADARPALU – Abrasi pantai akibat gelombang pasang menerjang Desa Luksagu, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sabtu (18/4/2026) pagi.

Peristiwa ini menyebabkan tanggul penahan ombak sepanjang sekitar 100 meter ambruk dan merendam sejumlah rumah warga.

Berdasarkan laporan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, kejadian terjadi sekitar pukul 07.30 WITA saat gelombang pasang menghantam kawasan pesisir.

Baca Juga: Roma vs Atalanta, Gasperini: Menang atau Asa Liga Champions Memudar

Air laut masuk ke permukiman warga hingga menggenangi rumah dan akses jalan dengan ketinggian mencapai mata kaki.

Sebanyak tujuh rumah warga dilaporkan terdampak akibat genangan tersebut. Selain itu, kerusakan signifikan terjadi pada tanggul penahan ombak yang jebol, sehingga meningkatkan potensi risiko abrasi lanjutan.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., mengatakan pihaknya telah melakukan langkah cepat dengan menurunkan tim untuk melakukan asesmen di lokasi kejadian.

Baca Juga: De Zerbi Emban Misi Berat, Keluarkan Tottenham dari Jurang Degradasi

“Tim telah melakukan assessment dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Banggai Kepulauan untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya dalam laporan resmi.

Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi dalam kejadian ini. Kondisi berangsur membaik setelah air laut mulai surut.

BPBD mengidentifikasi kebutuhan mendesak berupa perbaikan tanggul penahan ombak guna mencegah dampak yang lebih besar jika gelombang pasang kembali terjadi.

 

Saat ini, situasi di lokasi dilaporkan sudah kondusif. Namun masyarakat pesisir tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi abrasi dan gelombang tinggi.(*)

Editor : Mugni Supardi
#abrasi banggai kepulauan #tanggul jebol luksagu #gelombang pasang sulteng #rumah terendam #BPBD Sulteng