Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Durian “Volcano” Tembus Pasar Tiongkok, Parigi Moutong Diproyeksikan Jadi Sentra Utama Produksi

Rahmad Fadhil • Jumat, 17 April 2026 | 12:39 WIB
EKSPOR KEMBALI: Gubernur Sulteng Anwar Hafid didampingi Bupati Parigi Moutong Erwin Burase saat melepas ekspor durian beku “Volcano Durian Indonesia” ke Tiongkok di fasilitas PT. Docu Food Indonesia, Kelurahan Baiya, Palu, Kamis (16/4/2026).(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU) 
EKSPOR KEMBALI: Gubernur Sulteng Anwar Hafid didampingi Bupati Parigi Moutong Erwin Burase saat melepas ekspor durian beku “Volcano Durian Indonesia” ke Tiongkok di fasilitas PT. Docu Food Indonesia, Kelurahan Baiya, Palu, Kamis (16/4/2026).(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU) 

RADAR PALU – Komoditas durian asal Sulawesi Tengah kembali mencatatkan sejarah di pasar internasional. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, secara resmi melepas ekspor raya durian beku sebanyak 459 ton dengan nilai investasi mencapai Rp 42,5 miliar ke Tiongkok.

Pelepasan ekspor berlangsung di fasilitas PT. Docu Food Indonesia pada Kamis (16/4/2026), yang berlokasi di Kelurahan Baiya, Palu. Momentum ini sekaligus menandai peluncuran branding global “Volcano Durian Indonesia” sebagai identitas baru durian unggulan daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa masa depan ekonomi Sulawesi Tengah tidak hanya bertumpu pada sektor pertambangan, tetapi juga bertumpu kuat pada sektor pertanian dan perikanan.

Baca Juga: Pohon Tua Jadi Ancaman, Bupati Parimo Perintahkan Penertiban Menyeluruh

“Sulteng akan menjadi penyangga pangan nasional. Kita ingin bukan hanya daerahnya yang besar, tetapi kesejahteraan masyarakatnya juga ikut meningkat,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, yang memberikan dukungan penuh terhadap penguatan hilirisasi komoditas pertanian, khususnya durian.

Kehadiran Bupati Erwin mempertegas posisi Kabupaten Parigi Moutong sebagai salah satu sentra produksi durian terbesar di Sulawesi Tengah. Ia menyebut ekspor ini sebagai peluang besar bagi petani untuk meningkatkan daya saing di pasar global.

Baca Juga: Sekkab Parimo Tegaskan Tak Ada Kebijakan Merumahkan PPPK, Bupati Pastikan Tetap Diperjuangkan

“Pelepasan ekspor ini membuktikan bahwa durian kita, khususnya dari Parigi Moutong, memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar internasional. Branding ‘Volcano Durian Indonesia’ menjadi identitas kuat yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Erwin menekankan pentingnya hilirisasi agar nilai tambah tidak berhenti pada ekspor bahan mentah semata.

“Kami berkomitmen memberikan pendampingan maksimal kepada petani. Parigi Moutong siap menjadi tulang punggung utama dalam mewujudkan Sulawesi Tengah sebagai penyangga pangan nasional,” tambahnya.

Baca Juga: “Cepat, Mau Banjir!” Siswa di Parimo Terobos Sungai

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sulteng, perwakilan kementerian terkait, DPR RI Komisi IV, kepala daerah se-Sulawesi Tengah, serta unsur Forkopimda dan pelaku usaha durian.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Mencatat sejarah internasional #Dari Parimo ke Tiongkok #Bertumpu pada sektor pertanian #ekspor durian