Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pohon Tua Jadi Ancaman, Bupati Parimo Perintahkan Penertiban Menyeluruh

Rahmad Fadhil • Kamis, 16 April 2026 | 15:56 WIB
ANTISIPASI: Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase didampingi Sekda Zulfinasran dan Kepala DLH Siti Maryam meninjau langsung penebangan pohon di sejumlah titik, Rabu (15/4/2026).(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU).
ANTISIPASI: Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase didampingi Sekda Zulfinasran dan Kepala DLH Siti Maryam meninjau langsung penebangan pohon di sejumlah titik, Rabu (15/4/2026).(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU).

RADAR PALU – Ancaman pohon tumbang di wilayah Kabupaten Parigi Moutong tak lagi dianggap sepele. Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, turun langsung meninjau kegiatan penebangan pohon di sejumlah titik, sebagai respons atas insiden yang menelan korban warga.

Didampingi Sekretaris Daerah Zulfinasran dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Siti Maryam, peninjauan ini menjadi sinyal tegas bahwa pemerintah daerah mulai bergerak cepat menutup celah risiko di ruang-ruang publik.

Bupati tak menutupi duka atas peristiwa tragis yang terjadi. Ia menyebut insiden tersebut sebagai peringatan keras bagi semua pihak agar tidak lagi mengabaikan kondisi pepohonan yang sudah tua dan rapuh.

Baca Juga: Parimo Jadi Sorotan, Program Berani Berdering Sasar Desa Terpencil

“Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya, Rabu (15/4/2026), 

Dalam instruksinya, Bupati memerintahkan pemantauan total terhadap seluruh pohon di wilayah Parigi Moutong, terutama yang telah berusia di atas 20 tahun dan berpotensi tumbang. Ia menegaskan, langkah penebangan bukan sekadar reaktif, tetapi bagian dari mitigasi serius menghadapi potensi bencana.

“Masih banyak pohon yang harus segera ditebang karena kondisinya sudah tidak layak. Kita tidak bisa menunggu sampai ada korban berikutnya,” ujarnya.

Baca Juga: Antrean Truk Mengular, Pemkab Parimo Dorong Forum Lalu Lintas Cari Solusi Terpadu

Tak berhenti pada penebangan, Pemkab Parigi Moutong juga menyiapkan langkah peremajaan dengan mengganti pohon-pohon berisiko menggunakan jenis yang lebih aman—tidak merusak infrastruktur dan tetap memberikan fungsi keteduhan.

Namun di lapangan, keterbatasan menjadi tantangan nyata. Minimnya tenaga serta sarana, termasuk alat berat seperti crane yang sudah tidak memadai, memperlambat penanganan.

Untuk itu, Bupati memastikan akan dilakukan pergeseran anggaran dalam waktu dekat guna memenuhi kebutuhan operasional di lapangan.

Baca Juga: Pangan Murah di HUT Parimo: Redam Inflasi atau Sekadar Panggung Seremonial?

“Ini bukan lagi soal estetika kota, tapi soal keselamatan. Kita akan prioritaskan anggaran untuk itu,” tandasnya.

Selain langkah teknis, Bupati juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat. Warga diminta tidak ragu melaporkan pohon-pohon berpotensi bahaya di lingkungan masing-masing.

Pemerintah daerah pun tengah menyiapkan layanan pengaduan berbasis hotline untuk mempercepat respons.

Baca Juga: PPK–PPTK Proyek Perpustakaan Parimo Diperiksa Polisi

Langkah ini diharapkan menjadi awal dari penataan ulang ruang hijau yang lebih aman dan terkelola, seiring komitmen pemerintah daerah dalam melindungi warganya dari ancaman yang selama ini kerap luput dari perhatian.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Ancaman pohon tumbang #Segera memangkas pohon tua #Pemerintah Parigi Moutong #Melakukan langkah peremajaan pohon