RADAR PALU - Ribuan warga memadati Lapangan Imanuel, Palu, dalam konser “Semarak Sulteng Nambaso 2026” yang langsung menggerakkan aktivitas ekonomi dan jadi magnet perayaan HUT ke-62 Sulawesi Tengah.
Konser digelar Rabu (15/4/2026) dan dihadiri Gubernur Anwar Hafid, Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, serta jajaran Forkopimda. Event ini menjadi pembuka rangkaian perayaan yang berlangsung hingga 18 April.
Wakil Gubernur Reny Lamadjido menegaskan “Sulteng Nambaso” bukan sekadar slogan, melainkan semangat kolektif membangun daerah yang lebih maju dan kompetitif.
Baca Juga: Ketua Ombudsman RI Baru Dilantik Ditangkap, Diduga Terkait Tambang
“Ini bukan hanya hiburan, tapi ruang mempererat kebersamaan dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya di hadapan ribuan penonton.
Momentum ini juga dimanfaatkan sebagai panggung ekspresi seni dan budaya lokal, sekaligus mendorong pelaku UMKM yang ikut meramaikan area konser.
Panggung konser dipenuhi energi dengan penampilan sejumlah musisi nasional dan regional seperti Septi Vanesha ft. AH Band, King Nassar, Justy Aldrin, Aldi Taher, hingga Sal Priadi.
Penampilan mereka sukses menjaga euforia penonton sejak awal hingga akhir acara. Massa yang datang dari berbagai daerah di Sulteng memadati lokasi sejak sore hari.
Baca Juga: Serapan Gabah Baru 22 Persen, Bulog Dorong Percepatan di Sulteng
Lonjakan pengunjung juga berdampak pada pedagang kaki lima, transportasi lokal, hingga sektor jasa di sekitar venue yang mengalami peningkatan transaksi signifikan.
Pemerintah Provinsi memastikan rangkaian “Semarak Sulteng Nambaso 2026” masih akan berlanjut hingga puncak acara pada 18 April.
Panitia menjanjikan kejutan dengan menghadirkan bintang tamu spesial yang disebut tak kalah meriah dibanding pembukaan.
Di akhir acara, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini.
Event ini mempertegas strategi Pemprov menjadikan agenda hiburan sebagai penggerak ekonomi dan promosi daerah. Jika konsisten digelar, “Sulteng Nambaso” berpotensi menjadi kalender event tahunan berskala nasional yang menarik wisatawan dan investasi.***
Editor : Muhammad Awaludin