RADAR PALU – Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), kembali menjadi sorotan dalam pembahasan isu strategis daerah di Sulawesi Tengah. Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama seluruh kepala daerah dan unsur Forkopimda, yang digelar di Hotel Best Western Plus Coco, Kota Palu, Selasa (14/4/2026).
Rakor tersebut bukan sekadar agenda rutin. Sejumlah isu krusial yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah mencuat, mulai dari ancaman penyalahgunaan narkoba hingga potensi konflik sosial di berbagai wilayah termasuk Parigi Moutong yang dinilai perlu meningkatkan kewaspadaan.
Usai mengikuti pertemuan, Erwin Burase menegaskan bahwa persoalan narkoba menjadi perhatian serius yang tidak bisa lagi ditangani secara biasa. Ia menyebut, ancaman ini dapat memicu gangguan sosial yang lebih luas jika tidak diantisipasi sejak dini.
Baca Juga: “Cepat, Mau Banjir!” Siswa di Parimo Terobos Sungai
“Masalah narkoba ini bukan lagi isu kecil. Dampaknya bisa merusak sendi-sendi masyarakat dan memicu gangguan keamanan. Ini harus kita cegah bersama,” tegasnya.
Selain narkoba, Rakor juga mengupas potensi konflik sosial yang mulai terdeteksi di sejumlah daerah. Pemerintah daerah diminta tidak lengah dan segera memperkuat deteksi dini melalui koordinasi lintas sektor, termasuk aparat keamanan dan tokoh masyarakat.
Bagi Parigi Moutong, peringatan ini menjadi sinyal penting. Daerah dengan dinamika sosial yang cukup kompleks tersebut dituntut untuk bergerak cepat memperkuat stabilitas wilayah, terutama di tengah berbagai persoalan yang belakangan mencuat.
Baca Juga: Parimo Jadi Sorotan, Program Berani Berdering Sasar Desa Terpencil
Bupati Erwin menegaskan, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berkomitmen menjaga kondisi daerah tetap kondusif dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah provinsi dan pusat.
“Koordinasi ini bukan sekadar formalitas. Kita harus memastikan setiap potensi masalah bisa ditangani lebih awal, agar tidak berkembang menjadi konflik yang merugikan masyarakat,” ujarnya.
Rakor juga menjadi forum sinkronisasi program pemerintah pusat dan daerah, guna memastikan kebijakan yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
Baca Juga: Antrean Truk Mengular, Pemkab Parimo Dorong Forum Lalu Lintas Cari Solusi Terpadu
Dengan berbagai isu yang mengemuka, Rakor ini menegaskan bahwa tantangan daerah ke depan semakin kompleks. Parigi Moutong pun dituntut tidak hanya responsif, tetapi juga proaktif dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin