Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Anggaran Pemprov Sulteng 1,2 T Terpangkas, Gubernur: Jangan Tuduh Kami Bermewah

Magang • Rabu, 15 April 2026 | 18:32 WIB
BANTAH BERMEWAH: Gubernur Sulteng, Anwar Hafid saat membuka Pameran Festival Semarak Sulteng Nambaso 2026 di Jodjokodi Convention Center, Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, Selasa (14/4/2026). Dia membantah hidup mewah di tengah pemotongan anggaran belanja Pemprov Sulteng.(Foto: ANDIKA NUR HIKMAH/ RADAR PALU)BANTAH BERMEWAH: Gubernur Sulteng, Anwar Hafid saat membuka Pameran Festival Semarak Sulteng Nambaso 2026 di Jodjokodi Convention Center, Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, Selasa (14/4/2026). Dia membantah hidup mewah di tengah pemotongan anggaran belanja Pemprov Sulteng.(Foto: ANDIKA NUR HIKMAH/ RADAR PALU)

RADAR PALU- Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengungkap kondisi fiskal yang tengah dihadapi Pemprov Sulteng di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pameran Festival Semarak Sulteng Nambaso 2026 di Jodjokodi Convention Center, Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, Selasa (14/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan besarnya pemangkasan anggaran yang dialami daerah dalam dua tahun terakhir.

Baca Juga: Soal Alat Gym Hampir Setengah Miliar, Anggota Komisi III DPRD Sulteng Minta Pemprov Lebih Bijak

“Tahun 2025, kita mendapatkan potongan anggaran 580 miliar. Tahun 2026, kita dapat potongan 1,2 triliun. Coba bayangkan kalau tidak ada potongan itu, saya tidak tahu apa jadinya ini. 1,2 triliun bukan hal yang sedikit,” ujarnya.

Pernyataan ini muncul di tengah perhatian publik terhadap rencana pengadaan alat gym di lingkungan Pemprov Sulteng senilai hampir setengah miliar rupiah, yang belakangan dibatalkan sebagai bagian dari efisiensi.

Kondisi tersebut memunculkan perdebatan di masyarakat, antara tekanan anggaran yang besar dan munculnya rencana belanja yang dianggap kurang prioritas.

Baca Juga: DPRD Sulteng Soroti Pengadaan Alat Gym Pemprov, Aristan: Pembelian itu Melukai Rasa Keadilan Masyarakat

Menanggapi hal itu, Anwar Hafid menepis anggapan bahwa pejabat daerah masih hidup bermewah-mewah.

“Kalau masih ada orang yang bilang bahwa kami ini pejabat bermewah-mewah, saya kira mungkin mereka tidak tahu. Jangan hanya lihat di kulit-kulitnya,” katanya.

Ia juga menjelaskan langkah efisiensi yang dilakukan, termasuk dalam penggunaan fasilitas dinas.

“Saya bersama Ibu Remy ketika kami masuk ditawarkan mobil dinas. Pertama, saya tanya, masih adakah mobil dinas yang bekas? Dia bilang masih ada, Pak. Saya periksa, insya-Allah masih bisa untuk 5 tahun. Terus kemudian saya bilang, kalau bisa belikan saja saya dengan Ibu Remy mobil Innova saja,” ujarnya.

HADIRI PEMBUKAAN PAMERAN: Gubernur Sulteng, Wakil Gubernur Sulteng dan pejabat lainnya di lingkungan Pemprov Sulteng saat menghadiri Pameran Festival Semarak Sulteng Nambaso 2026 di Jodjokodi Convention Center, Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, Selasa (14/4/2026). (Foto: ANDIKA NUR HIKMAH/ RADAR PALU). HADIRI PEMBUKAAN PAMERAN: Gubernur Sulteng, Wakil Gubernur Sulteng dan pejabat lainnya di lingkungan Pemprov Sulteng saat menghadiri Pameran Festival Semarak Sulteng Nambaso 2026 di Jodjokodi Convention Center, Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, Selasa (14/4/2026). (Foto: ANDIKA NUR HIKMAH/ RADAR PALU).

 

Di tengah keterbatasan anggaran, gubernur menegaskan bahwa pemerintah tetap berupaya menjalankan program pembangunan dengan pendekatan yang tidak biasa.

Baca Juga: Di Tengah Efisiensi, Pemprov Sulteng Anggarkan Rp447 Juta Alat Gym untuk Pimpinan

“Kalau kita semua masih berpikir normatif, maka tidak ada guna kita ada di situ. Tapi kita harus berpikir sesuatu di luar,” tegasnya.

Pemprov Sulawesi Tengah, lanjutnya, tetap mendorong sejumlah program strategis meski ruang fiskal semakin terbatas. (mg1)

Editor : Nur Soima Ulfa
#HUT Sulteng #Anggaran Sulteng #Anwar Hafid #efisiensi anggaran #Pemprov Sulteng