Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Semarak HUT ke-62 Sulawesi Tengah, Parigi Moutong Tampilkan Lalampa dan Durian

Muchsin Siradjudin • Selasa, 14 April 2026 | 16:30 WIB
SEMANGAT KARNAVAL: Karnaval Kabupaten Parimo menampilkan lalampa dan durian sebagai simbol kekayaan daerah dalam perayaan HUT ke-62 Sulawesi Tengah di Jalan Moh. Yamin, Senin (13/4/2026).(FOTO: ANDIKA NUR HIKMAH/RADAR PALU)
SEMANGAT KARNAVAL: Karnaval Kabupaten Parimo menampilkan lalampa dan durian sebagai simbol kekayaan daerah dalam perayaan HUT ke-62 Sulawesi Tengah di Jalan Moh. Yamin, Senin (13/4/2026).(FOTO: ANDIKA NUR HIKMAH/RADAR PALU)

RADAR PALU – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah berlangsung semarak melalui karnaval budaya di sepanjang Jalan Moh. Yamin, tepat di depan Lapangan Imanuel dan Jodjokodi Convention Center (JCC), Kota Palu, Senin (13/4/2026).

Ribuan warga tumpah ruah memadati lokasi untuk menyaksikan parade yang diikuti seluruh kabupaten/kota.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang bagi daerah menampilkan identitas serta kekayaan lokal masing-masing.

Baca Juga: Parimo Jadi Sorotan, Program Berani Berdering Sasar Desa Terpencil

Kabupaten Parigi Moutong tampil mencuri perhatian dengan menghadirkan simbol khas berupa lalampa dan durian. Kedua komoditas tersebut diusung sebagai representasi kekayaan alam sekaligus ciri khas yang melekat kuat di daerah tersebut.

Dalam karnaval tahun ini, Parigi Moutong tidak hanya menonjolkan hasil bumi, tetapi juga kekayaan budaya dan tradisi yang telah lama hidup di tengah masyarakat.

Selain dikenal dengan durian unggulnya, daerah ini juga memiliki potensi besar di sektor pertanian seperti kelapa dan padi, serta pesona alam yang menjadi daya tarik tersendiri.

Baca Juga: Antrean Truk Mengular, Pemkab Parimo Dorong Forum Lalu Lintas Cari Solusi Terpadu

Penampilan Parigi Moutong juga hadir dengan nuansa berbeda dengan membawa semangat “Tadulako”, yang mencerminkan nilai kepemimpinan dan semangat perjuangan dalam membangun daerah.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, mengapresiasi pelaksanaan karnaval yang dinilai berlangsung meriah dan penuh makna.

“Saat ini ada kegiatan karnaval, salah satunya dari Kabupaten Parigi Moutong yang sangat luar biasa. Simbol kita adalah lalampa dan durian. Tadi juga ada pemaparan dari gubernur tentang program ‘9 Berani’, dan itu sudah berjalan di Parigi Moutong serta bersinergi dengan visi misi kita, yaitu Parigi Moutong maju, mandiri, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga: Pangan Murah di HUT Parimo: Redam Inflasi atau Sekadar Panggung Seremonial?

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, turut memberikan apresiasi atas semaraknya kegiatan karnaval yang dinilai mampu menampilkan kekayaan budaya serta potensi daerah.

“Kegiatan ini sangat luar biasa. Kita bisa melihat bagaimana daerah menampilkan identitas, potensi, dan kreativitasnya. Ini menjadi kekuatan besar bagi Sulawesi Tengah untuk terus maju,” ungkapnya.

Perayaan HUT ke-62 Sulawesi Tengah tahun ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi, memperkenalkan potensi lokal, serta meneguhkan identitas budaya di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga: HUT Parimo ke-24, Gubernur Target Kemiskinan Turun

Dengan mengusung kekayaan lokal seperti lalampa dan durian, Parigi Moutong menunjukkan bahwa potensi daerah bukan hanya untuk dibanggakan, tetapi juga menjadi kekuatan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Karnaval HUT Sulteng #Parimo mencuri perhatian #Menampilkan budaya dan tradisi #Meninspirasi warga Sulteng