RADAR PALU - DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng), menghadiri kegiatan Dharma Santi dalam Rangka Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026 M yang diselenggarakan oleh Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Sulawesi Tengah Bersama PHDI Kota Palu Sabtu (11/04/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Milana Graha Saba Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Bukit Jabal Nur Kota Palu, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah diwakili oleh Elisa Bunga Allo Wakil Komisi I DPRD Sulteng.
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, serta dihadiri unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah.
Baca Juga: Pimpin Paripurna HUT ke-62, Ketua DPRD Sulteng Ajak Perkuat Komitmen Pembangunan
Dalam kesempatan tersebut, Elisa Bunga Allo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Dharma Santi yang mengangkat tema “Vasudaiva Kutumbhakam — Satu Bumi, Satu Keluarga”.
Tema ini dinilai sangat relevan dalam memperkuat persatuan, kebersamaan, dan rasa saling menghargai di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Tengah
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan antar umat beragama serta memperkokoh semangat kebhinekaan. DPRD Sulteng mendukung penuh kegiatan keagamaan yang membawa pesan damai dan persatuan,” ujarnya.
“DPRD Provinsi Sulawesi Tengah berharap nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan Hari Suci Nyepi dapat terus menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan sejahtera di Sulawesi Tengah.”
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulteng Reny Lamadjido dalam sambutannya Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, saya menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi kepada seluruh umat Hindu.
“Hari Raya Nyepi merupakan momentum suci yang bertujuan untuk memperkuat keimanan, menciptakan keseimbangan hidup, serta menjaga keharmonisan dengan alam semesta sesuai dengan ajaran dharma.”
Baca Juga: Ketua Komisi I DPRD Sulteng Hadiri Rakor Kemenpolhukam
“Kita memahami bahwa rangkaian perayaan Nyepi, mulai dari malam pengerupukan hingga pelaksanaan Catur Brata Penyepian, merupakan bagian dari warisan nilai luhur Bhinneka Tunggal Ika yang mencerminkan kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi toleransi, kerukunan, dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.”
“Melalui kesempatan ini, saya mengajak seluruh masyarakat Provinsi Sulawesi Tengah untuk terus memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan kolaborasi dan sinergi, serta menjaga persatuan dalam keberagaman, demi mewujudkan daerah yang aman, damai, dan sejahtera.”
“Semoga Hari Raya Nyepi ini membawa kedamaian, ketenangan batin, serta mempererat persaudaraan di antara kita semua,”serunya.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin