RADAR PALU - Manasik tahun haji 2026 terasa sangat spesial. Karena keberangkatan dan kepulangan jamaah haji akan dikawal Kementerian Haji (pusat), dan Kantor Wilayah (Kanwil) Haji dan Umrah (Provinsi Sulawesi Tengah.
Sejalan dengan tugas mulia itu, tentu saja peran besar dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), sangat vital dan utama. Melakukan persiapan besarnya, mendampingi jamaah.
Seperti yang dilakukan KBIHU PT Menara Babussalam Palu, baru saja menggelar acara penutupan manasik haji yang berlangsung khidmat di aula Asrama Haji Transit Palu, Minggu (12/4/2026). Sebanyak 169 jamaah calon haji (JCH) tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Kanwil Kementerian Haji (Kemenhaj) Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Kemenhaj Kota Palu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Tengah yang mewakili gubernur, bersama tamu undangan lainnya.
Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenhaj Sulawesi Tengah, H. Muchlis, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga semangat belajar meski telah menyelesaikan manasik. Ia juga mengingatkan jemaah untuk senantiasa menjaga kesehatan dan memperbaiki hubungan sosial.
“Teruslah belajar, jaga kesehatan, dan perbaiki hubungan dengan sesama. Saling memaafkan serta memperbanyak amal kebaikan adalah bekal penting menuju haji yang mabrur,” ujarnya.
Baca Juga: Biaya Haji 2026 Tak Naik, APBN Tanggung Rp 1,77 T
Ia juga menyampaikan bahwa jumlah jemaah haji asal Sulawesi Tengah tahun ini mencapai 1.751 orang. Sesuai jadwal, kloter pertama (Kloter 9 BPN) akan mulai masuk Asrama Haji pada 7 Mei 2026 dan diberangkatkan ke embarkasi Balikpapan sehari setelahnya, yakni 8 Mei 2026.
Dari sisi kesiapan, pihaknya memastikan seluruh fasilitas Asrama Haji dalam kondisi baik. Dengan kapasitas mencapai 400 orang, sementara jumlah jemaah per kloter sekitar 360 orang termasuk petugas, dinilai masih mencukupi.
“Tahun ini terdapat lima kloter, meski kloter terakhir tidak penuh karena akan bergabung dengan jemaah dari Kalimantan Timur,” jelasnya.
Baca Juga: Prabowo Turunkan Biaya Haji 2026 di Tengah Kenaikan Avtur
Lebih lanjut, ia mengungkapkan adanya penyesuaian kuota haji tahun ini. Dari sebelumnya 1.993 jemaah, kini tersisa 1.751 jemaah akibat kebijakan terbaru.
Pemerintah juga tetap memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia (lansia) dengan memastikan pelayanan optimal selama proses ibadah haji berlangsung.
Sementara itu, Pimpinan KBIHU Babussalam, H. Mustamin Umar, mengapresiasi kesungguhan para jemaah dalam mengikuti manasik haji. Ia berharap seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan meraih predikat haji mabrur.
Baca Juga: Imigrasi Palu Pastikan Paspor Umroh-Haji Tetap Lancar
“Semoga seluruh jemaah diberikan kemudahan, kesehatan, dan menjadi haji yang mabrur,” tutupnya.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin