RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong tancap gas meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor transportasi.
Komitmen itu ditunjukkan dengan kehadiran Bupati Parigi Moutong dalam Rakor Pengembangan SDM Transportasi Tahun 2026 yang digelar Kementerian Perhubungan RI, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta hingga 8 April 2026 ini mengusung tema “Harmonisasi Kebijakan Pemenuhan SDM Transportasi untuk Penguatan Kinerja Pemerintah Daerah.”
Baca Juga: Penjelasan LKPJ 2025 di Paripurna, Capaian Parimo Diklaim “Berhasil hingga Sangat Berhasil”
Forum ini menjadi ruang strategis memperkuat sinergi pusat dan daerah, terutama dalam menjawab kebutuhan tenaga teknis transportasi yang masih terbatas di berbagai wilayah.
Bupati Parigi Moutong memanfaatkan momentum tersebut untuk membangun jejaring dan membuka peluang kerja sama dengan Kementerian Perhubungan.
Langkah ini dinilai penting karena sektor transportasi berpengaruh langsung terhadap konektivitas, distribusi logistik, dan pelayanan publik.
Baca Juga: Penjelasan LKPJ 2025 di Paripurna, Capaian Parimo Diklaim “Berhasil hingga Sangat Berhasil”
Selain itu, rakor juga menjadi ajang konsolidasi kebijakan agar program pengembangan SDM di daerah dapat berjalan lebih terarah dan selaras dengan kebijakan nasional.
Sejumlah materi strategis dibahas dalam rakor, mulai dari kebijakan terbaru pengembangan SDM transportasi, program pendidikan dan pelatihan, hingga coaching clinic penyusunan dokumen kerja sama.
Melalui sesi tersebut, pemerintah daerah didorong lebih aktif dalam memetakan kebutuhan SDM sesuai potensi dan tantangan wilayah masing-masing.
Baca Juga: Pemkab Parimo Perkuat Mitigasi, Gelar Bimtek Karhutla Libatkan Multi Pihak
“Transportasi bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga kesiapan SDM. Kita ingin Parigi Moutong tidak tertinggal,” tegasnya.
Keikutsertaan ini juga membuka peluang bagi Pemkab Parigi Moutong untuk mengakses program pendidikan vokasi, pelatihan teknis, serta penguatan kapasitas aparatur di sektor transportasi.
Dengan SDM yang lebih kompeten, pengelolaan transportasi di daerah diharapkan semakin profesional, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Langkah ini sekaligus menegaskan keseriusan Parigi Moutong dalam menyiapkan SDM unggul sebagai fondasi percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin