RADAR PALU – Polda Sulawesi Tengah tancap gas memperkuat pengelolaan anggaran sekaligus membuka pemahaman luas terkait hak-hak personel Polri.
Melalui Bidang Keuangan (Bidkeu), kegiatan Analisa dan Evaluasi Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) digelar di Hotel Jazz, Kota Palu, Selasa (7/4/2026).
Langkah ini menjadi sinyal kuat komitmen Polda Sulteng dalam mendorong tata kelola keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional.
Baca Juga: Benda Mirip Drone Laut di Selat Lombok Diamankan TNI AL
Tak hanya diikuti para bendahara dan operator di lingkungan Mapolda, kegiatan ini juga melibatkan jajaran Polres se-Sulteng secara daring.
Kepala Bidang Keuangan Polda Sulteng, Kombes Pol Dr. Taharudin, menegaskan evaluasi ini penting untuk mengukur sejauh mana kinerja pengelolaan anggaran berjalan di setiap satuan kerja.
“Secara nasional, capaian IKPA Polri berada pada peringkat kedua setelah Kementerian Keuangan. Ini menunjukkan pengelolaan anggaran Polri sudah sangat baik,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui capaian Polda Sulteng yang saat ini berada di peringkat ke-16 dari 39 Polda masih perlu didorong agar bisa bersaing di papan atas nasional.
“Melalui evaluasi ini, kita ingin mengidentifikasi kendala sekaligus mencari solusi agar capaian IKPA Polda Sulteng terus meningkat,” jelas Taharudin.
Ia juga menekankan pentingnya peran bendahara dan operator dalam menjaga kualitas pengelolaan anggaran. Ketelitian, disiplin, dan profesionalisme dinilai menjadi kunci utama dalam meningkatkan kinerja keuangan institusi.
Selain fokus pada evaluasi anggaran, kegiatan ini juga menghadirkan sosialisasi hak-hak personel Polri. Sejumlah narasumber turut memberikan pemaparan, mulai dari perwakilan KPPN Palu yang menjelaskan indikator kinerja anggaran, hingga pihak PT Asabri (Persero) dan BPJS yang memaparkan jaminan sosial dan layanan kesehatan bagi anggota Polri.
Melalui kegiatan ini, Polda Sulteng berharap seluruh personel tidak hanya memahami pengelolaan anggaran secara baik, tetapi juga semakin sadar akan hak-hak yang dimiliki, demi mendukung kinerja yang optimal dan kesejahteraan anggota di masa depan.
Editor : Wahono.