RADAR PALU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi masalah kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Paleleh Kabupaten Buol Sulteng.
Oknum pedagang menjual dengan harga mahal sehingga Pemkab menjadi sasaran kritik dari masyarakat.
Parahnya lagi, wilayah yang berjarak kurang lebih 80 kilometer dari pusat ibu kota Buol ini belum memiliki stasiun pengisian bahan bakar umum(SPBU) yang bisa di harapkan masyarakat.
Baca Juga: Viral di Buol, Pria Baru Bebas dari Rutan Langsung Ditahan Lagi, Keluarga Protes
Menanggapi hal ini Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, menyatakan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan terus berkoordinasi dengan Pertamina Pusat dan Pertamina Patra Niaga untuk mencari jalan keluar.
"Kita sudah usulkan ke Pertamina Pusat dan Pertamina Patra Niaga untuk penambahan SPBU dan Agen Elpigi di Paleleh," kata Bupati Risharyudi dalam siaran persnya pada media ini, Selasa (7/4/2026).
Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan BBM di wilayah tersebut.
Baca Juga: Kanal Apirasi Warga Buol Menjadi Oase Perekat Pemerintah dan Masyarakat dalam Pembangunan
Bupati menjelaskan bahwa penambahan SPBU dan agen elpigi di Paleleh diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan BBM di wilayah tersebut.
"Semoga bisa cepat terlaksana supaya masyarakat dapat merasakan manfaatnya," harapnya.
Pemkab Buol memahami betapa pentingnya ketersediaan BBM bagi masyarakat, terutama di wilayah yang jauh dari pusat kota. Oleh karena itu pihaknya terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini.
Baca Juga: Buol Kaya Potensi Sagu, Pemkab Siap Kembangkan
Dengan adanya upaya dari Pemkab Buol, diharapkan masyarakat di Kecamatan Paleleh dapat kembali mendapatkan akses BBM yang lancar dan tidak mengalami kesulitan lagi kedepan.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin