BMKG: Hujan Lebat dan Belokan Angin Picu Banjir di Donggala

Mugni Supardi • Dipublikasikan Sabtu, 4 April 2026 | 07:23 WIB
BMKG mengungkap faktor cuaca ekstrem yang memicu banjir di Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (3/4/2026).(BPBD SULTENG)
BMKG mengungkap faktor cuaca ekstrem yang memicu banjir di Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (3/4/2026).(BPBD SULTENG)

 

RADARPALU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap faktor cuaca ekstrem yang memicu banjir di Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (3/4/2026).

Hujan lebat yang terjadi dipengaruhi dinamika atmosfer seperti Southern Oscillation Index (SOI), gelombang Rossby ekuatorial, serta anomali suhu muka laut yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

 

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu juga mencatat adanya belokan angin di wilayah Sulawesi Tengah yang memperkuat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang, khususnya di wilayah Donggala.

Baca Juga: BMKG Ungkap Pemicu Banjir Touna, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Dampaknya, banjir merendam ratusan rumah warga di sejumlah desa di Kecamatan Sirenja setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hingga sore hari, sekitar pukul 15.30 WITA.

Data TRC dan Pusdalops BPBD menyebutkan, Desa Balentuma menjadi wilayah terdampak paling parah dengan 177 unit rumah terendam. Disusul Desa Tompe sebanyak 150 rumah dan Desa Dampal 30 rumah.

Selain itu, sekitar 60 rumah terdampak di Desa Lompio dan 30 rumah di Desa Tondo. Di Desa Tanjung Padang, sekitar 40 rumah ikut terendam.

Baca Juga: Top 2 Nasional! Ekspor Sulawesi Tengah Lampaui Banyak Provinsi

Banjir juga berdampak pada fasilitas umum di Desa Lende Tovea, meliputi SDN 3 Lende Tovea dan kantor desa, serta sekitar 35 rumah warga.

Sementara itu, kondisi di Desa Jono Oge dan Desa Lende masih dalam proses pendataan oleh petugas.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material masih terus dihitung.

Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca melalui Meteorological Early Warning System (MEWS) pada Jumat (3/4/2026) pukul 14.00 hingga 17.00 WITA.

Dalam peringatan dini tiga harian, wilayah Donggala masuk kategori waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang hingga 5 April 2026.

Baca Juga: Ronaldo Kembali dan Tembus 966 Gol, Al Nassr Pesta Gol

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, terutama di wilayah rawan.(*)

Editor : Mugni Supardi
banjir Sirenja 2026 hujan deras Donggala Banjir Donggala BMKG Donggala cuaca ekstrem Sulteng