RADARPALU — Ruas jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Ampana dan Poso yang sempat lumpuh akibat longsor, kini mulai kembali dapat dilalui,
Jumat malam (3/4/2026). Meski demikian, arus lalu lintas masih diberlakukan secara terbatas dengan sistem satu arah bergantian.
Kepala Balai Jalan Nasional Sulawesi Tengah, Bambang S. Razak, memastikan bahwa jalur tersebut sudah difungsikan kembali setelah dilakukan penanganan darurat terhadap material longsor.
Baca Juga: Tiga Perkara Perdata Nany Widjaja di PN Surabaya Tetap Berjalan
“Jalan sudah fungsional satu lajur, kendaraan bisa melintas secara bergantian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pembersihan material longsor belum sepenuhnya rampung karena kondisi cuaca di lokasi masih diguyur hujan. Untuk itu, pengerjaan lanjutan akan kembali dilakukan pada Sabtu (4/4/2026).
“Besok akan dilanjutkan pembersihan material longsor di badan jalan,” tambahnya.
Baca Juga: Update Kondisi Terbaru Banjir di Perbatasan Ulubongka–Tojo
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Ampana sejak siang hari memicu terjadinya longsor di jalur utama Trans Sulawesi tersebut. Material longsor berupa tanah dan bebatuan besar menutup seluruh badan jalan, menyebabkan akses transportasi antarwilayah lumpuh total sejak sekitar pukul 17.15 Wita.
Akibat kejadian ini, kendaraan dari dua arah sempat tertahan dan tidak dapat melintas hingga proses evakuasi material dilakukan oleh petugas.
Pihak terkait mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas di lokasi, mengingat potensi longsor susulan masih bisa terjadi akibat kondisi cuaca yang belum stabil. (ron)
Editor : Mugni Supardi