Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pemprov Matangkan Haji 2026 Sulteng, Fokus Layanan Lansia

Muhammad Awaludin • Kamis, 2 April 2026 | 16:24 WIB
Rapat koordinasi Pemprov Sulteng dalam mematangkan persiapan penyelenggaraan haji 2026 di ruang Polibu Kantor Gubernur. (BIRO ADPIM SULTENG)
Rapat koordinasi Pemprov Sulteng dalam mematangkan persiapan penyelenggaraan haji 2026 di ruang Polibu Kantor Gubernur. (BIRO ADPIM SULTENG)

RADAR PALU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mematangkan persiapan haji 2026 melalui rapat koordinasi, dengan penekanan pada pelayanan bagi jamaah lansia dan kelompok rentan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar rapat koordinasi (rakor) tingkat provinsi untuk mematangkan penyelenggaraan haji 2026 Sulteng. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang Polibu Kantor Gubernur, Kamis (2/4/2026). 

Rakor ini menjadi langkah awal memastikan seluruh persiapan berjalan optimal menjelang pemberangkatan jamaah ke Tanah Suci. 

Baca Juga: Kanwil Haji dan Umrah Sulawesi Tengah Meminta Jamaah Umrah dan PPIU Sulteng untuk Berhati-hati Menyikapi Perkembangan dan Situasi di Timur Tengah

Gubernur Sulawesi Tengah melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dr. Farid Rifai Yotolembah, menegaskan bahwa penyelenggaraan haji merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan pelayanan maksimal.

Menurutnya, haji 2026 Sulteng harus memberikan layanan yang berkualitas tanpa celah bagi seluruh jamaah. 

Baca Juga: Jamaah Calon Haji Kabupaten Poso Mengikuti Bimbingan Manaaik Haji Terintegritas

Pemprov Sulteng juga menekankan pentingnya pelayanan yang berkeadilan dan berempati, khususnya bagi kelompok rentan.

Kelompok tersebut meliputi perempuan, penyandang disabilitas, dan lansia yang membutuhkan perhatian lebih dalam pelaksanaan haji 2026 Sulteng.

“Khususnya bagi perempuan, disabilitas dan lansia, yang wajib kita pahami dan laksanakan dengan sepenuh hati,” ujar Farid.

Berdasarkan data Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Tengah, terdapat 351 jamaah lansia dari total 1.751 calon jamaah haji yang akan diberangkatkan pada musim haji 2026.

Jumlah tersebut menjadi perhatian khusus dalam penyusunan skema pelayanan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Farid berharap seluruh pihak yang terlibat dapat memperkuat koordinasi dan komunikasi demi suksesnya haji 2026 Sulteng.

Ia mengajak semua elemen untuk menyatukan langkah dalam mewujudkan penyelenggaraan haji yang berkualitas dan berkesan.

“Mari satukan pikiran dan langkah kita demi terwujudnya penyelenggaraan haji yang berkualitas, terhormat dan berkesan di hati seluruh masyarakat Sulawesi Tengah,” imbuhnya. 

Baca Juga: Mengenal Syarat Bandara Jadi Embarkasi Haji, Otoritas Bandara: Perlu Izin Kemenag hingga G2G dengan Saudi

Rakor tersebut dihadiri Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulteng Muchlis Aseng, Plt Karo Kesra Rustam Arifuddin, serta perwakilan kabupaten/kota dan perangkat daerah terkait.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan haji 2026 Sulteng berjalan lancar.

Pemprov Sulteng menargetkan penyelenggaraan haji 2026 berjalan lancar dengan pelayanan yang lebih baik, terutama bagi jamaah lansia dan kelompok rentan.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Haji 2026 #Jamaah Haji #pelayanan haji #Pemprov Sulteng #sulteng