Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Resmikan Packing House Durian, Pemkab Parigi Moutong Bidik Pasar Ekspor Global

Muchsin Siradjudin • Minggu, 29 Maret 2026 | 11:15 WIB

DURIAN: Pemkab Parimo, meresmikan packing house durian sebagai pusat pengolahan berstandar ekspor, Jumat (27/3/2026).(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
DURIAN: Pemkab Parimo, meresmikan packing house durian sebagai pusat pengolahan berstandar ekspor, Jumat (27/3/2026).(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo) terus memperkuat sektor pertanian berbasis hilirisasi dengan meresmikan fasilitas packing house durian di PT. Pondok Durian Sulawesi, Jumat (27/03/2026).

Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing komoditas durian sebagai salah satu produk unggulan daerah agar mampu menembus pasar ekspor global.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Abdul Sahid, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut, terlebih masih dalam suasana Idulfitri 1447 Hijriah.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Daerah, kami mengucapkan Minal Aidin Walfaizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga semangat Idulfitri membawa keberkahan dan memperkuat persatuan dalam membangun daerah yang lebih maju dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga menyambut kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan sektor pertanian, khususnya hilirisasi komoditas durian.

Selama ini, durian Parigi Moutong dikenal memiliki kualitas unggul dari segi rasa, aroma, dan tekstur. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi peningkatan kualitas pascapanen, akses pasar, serta pemenuhan standar ekspor.

Kehadiran packing house menjadi solusi penting karena berfungsi sebagai pusat pengolahan modern, mulai dari proses sortasi, grading, hingga pengemasan sesuai standar ekspor.

“Dengan sistem pengolahan yang baik, kita optimistis durian Parigi Moutong mampu menembus pasar ekspor secara berkelanjutan,” tegasnya.

Pemda juga mencatat capaian ekspor durian yang terus meningkat. Pada tahun 2023, ekspor perdana mencapai 22 ton ke Thailand dan berlanjut pada 2024. Bahkan pada Februari 2026, durian Parigi Moutong berhasil menembus pasar Tiongkok dengan volume 27 ton.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas produk lokal.

Pemda Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan pertanian berbasis agribisnis dan hilirisasi.

Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Kehadiran PT. Pondok Durian Sulawesi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ekosistem usaha yang saling menguntungkan.

Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi Parigi Moutong sebagai sentra durian unggulan yang siap bersaing di pasar global. (Cr5)



Editor : Muchsin Siradjudin
#Ekspor ke Tiongkok #Menjadi langkah strategis #Pusat pengolahan durian meodern #Sentra durian unggulan