Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Arus Mudik Lebaran Sulteng Naik, Penumpang Laut Tertinggi

Annisa Wibdy • Rabu, 25 Maret 2026 | 17:38 WIB

Infografis peningkatan arus mudik Lebaran 2026 di Sulawesi Tengah berdasarkan data BPTD per 24 Maret 2026, dengan lonjakan tertinggi pada angkutan laut serta jalur Kebun Kopi sebagai titik terpadat.
Infografis peningkatan arus mudik Lebaran 2026 di Sulawesi Tengah berdasarkan data BPTD per 24 Maret 2026, dengan lonjakan tertinggi pada angkutan laut serta jalur Kebun Kopi sebagai titik terpadat.

RADAR PALU - Arus mudik Lebaran Sulteng mulai menunjukkan lonjakan signifikan. Data per 24 Maret 2026 mencatat peningkatan jumlah penumpang di hampir seluruh moda transportasi.

Data Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sulawesi Tengah menunjukkan tren kenaikan arus mudik Lebaran Sulteng sejak 23 Maret 2026. 

 

 

 

Peningkatan ini terjadi pada empat moda transportasi, yakni angkutan darat (jalan), penyeberangan, laut, dan udara. Tren diperkirakan masih berlangsung hingga 24 serta puncaknya pada 27–28 Maret 2026. 

Dari seluruh moda, angkutan laut mencatat lonjakan tertinggi dalam arus mudik Lebaran Sulteng.

Jumlah penumpang berangkat naik 68 persen, dari 6.741 orang pada 2025 menjadi 11.326 orang di tahun 2026.

Kenaikan juga terjadi pada angkutan darat (jalan) sebesar 60 persen, dari 6.242 menjadi 9.964 penumpang. 

Sementara itu, angkutan penyeberangan meningkat 54 persen, dari 5.692 menjadi 8.784 penumpang, disusul angkutan udara yang naik 50 persen dari 17.810 menjadi 26.757 penumpang.

Untuk arus kedatangan, angkutan laut kembali mencatat angka tertinggi dengan kenaikan 45 persen.

Jumlah penumpang meningkat dari 5.561 orang pada 2025 menjadi 8.043 orang di tahun 2026.

Angkutan udara juga mengalami kenaikan 43 persen, dari 14.670 menjadi 20.995 penumpang.

Namun, angkutan penyeberangan mengalami penurunan tipis 1 persen, sedangkan angkutan darat (jalan) turun cukup signifikan sebesar 34 persen.

Selain jumlah penumpang, arus mudik Lebaran Sulteng juga diikuti peningkatan pergerakan armada transportasi.

Pada angkutan darat (jalan), tercatat 190 unit bus datang dan 542 unit berangkat.

Di sektor penyeberangan, terdapat 61 trip kedatangan dan 66 trip keberangkatan, dengan total kendaraan masing-masing 3.508 unit datang dan 3.785 unit berangkat. 

Sementara itu, angkutan laut mencatat 129 trip kedatangan dan 148 trip keberangkatan.

Untuk angkutan udara, terdapat 294 penerbangan datang dan 297 penerbangan berangkat.

BPTD Sulawesi Tengah mencatat jalur Kebun Kopi masih menjadi titik paling padat dalam arus mudik Lebaran Sulteng.

Jalur ini menjadi titik krusial pergerakan kendaraan, terutama bagi pemudik yang menggunakan transportasi darat.

Kondisi ini diperkirakan akan terus meningkat mendekati puncak arus mudik dalam beberapa hari ke depan.

Dengan tren peningkatan ini, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan, terutama di jalur-jalur utama seperti Kebun Kopi.***

Editor : Muhammad Awaludin
#kebun kopi #Arus Mudik Sulteng #lebaran 2026 #Transportasi Mudik #Radar Palu #BPTD Sulteng