RADAR PALU – Paparan sinar ultraviolet (UV) di sejumlah destinasi wisata Sulawesi Tengah diprediksi mencapai level sangat tinggi hingga ekstrem pada Rabu, 25 Maret 2026.
Berdasarkan data BMKG, wilayah Kepulauan Togean dan Tanjung Karang mencatat indeks UV hingga angka 11, level tertinggi yang berisiko bagi kesehatan jika terpapar langsung tanpa perlindungan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Pemantau Atmosfer Global Lore Lindu Bariri merilis informasi prakiraan kualitas udara dan iklim di enam destinasi wisata unggulan di Sulawesi Tengah.
Selain Togean dan Tanjung Karang, beberapa lokasi lain seperti Danau Pai Supok, Danau Lindu, dan Tentena juga mengalami peningkatan indeks UV pada siang hari, meski tidak setinggi dua destinasi tersebut.
Meski paparan UV tergolong tinggi, kualitas udara di seluruh lokasi masih berada pada kategori baik, dengan nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) berkisar antara 23 hingga 47.
Dari sisi kenyamanan, sebagian besar destinasi berada pada kategori cukup nyaman hingga tidak nyaman, terutama saat siang hari.
Hanya Danau Tambing yang tercatat konsisten berada pada kategori nyaman, menjadikannya destinasi paling ideal untuk aktivitas luar ruangan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan saat siang hari, khususnya pukul 10.00 hingga 14.00 WITA, serta menggunakan pelindung seperti topi, kacamata, dan tabir surya.
“Perjalanan yang nyaman dimulai dari persiapan yang baik. Pastikan untuk selalu mengecek kualitas udara sebelum beraktivitas di luar,” tulis BMKG dalam keterangannya.
Informasi lengkap dapat diakses melalui Instagram @iklim_sulteng dan situs resmi gaw-bariri.bmkg.go.id.(*)
Editor : Mugni Supardi