RADAR PALU - Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Poleganyara, Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso, Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 17.30 WITA, bertepatan dengan suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor, yakni Yamaha Vega ZR bernomor polisi DN 5237 ED dan Yamaha Mio M3 125 DN 2820 EQ.
Keduanya bertabrakan serperti halnya pertandingan adu banteng dari arah berlawanan di tengah badan jalan.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Yumbuntowe Guale (65), seorang petani asal Desa Poleganyara.
Ia mengalami luka berat di bagian kepala, wajah, serta pendarahan dari hidung dan mulut, dan dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD Kolonodale.
Sementara itu, pengendara lainnya, Yerni Teigi (56), juga warga setempat, mengalami luka robek di bagian pelipis, bibir, serta kaki, dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Poso.
Berdasarkan kronologi kejadian, kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan dan sama-sama berada di tengah jalur tanpa upaya menghindar, sehingga tabrakan keras tidak dapat dihindari.
Ironisnya, dari rekaman CCTV yang beredar, korban sempat terlihat masih dalam kondisi bergerak dan meminta pertolongan kepada warga sekitar setelah kejadian.
Namun, keterbatasan sarana transportasi untuk evakuasi menyebabkan korban terlambat mendapatkan penanganan medis.
Selain itu, diketahui kedua pengendara tidak menggunakan helm standar serta tidak dapat menunjukkan SIM C saat kejadian berlangsung.
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp5 juta, dengan masing-masing kendaraan mengalami kerusakan parah di bagian depan.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Poso yang dipimpin Aipda Frans Panganso SH bersama Penanggungjawab PT Jasa Raharja Poso, Dianty Lujeng Rahayu telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, termasuk penggunaan helm dan menjaga posisi berkendara, guna menghindari kecelakaan fatal serupa.
Sementara pihak Jasa Raharja Poso juga telah mendatangi ahli waris korban di Pamona Timur untuk memperlancar penyaluran santunan dan tepat sasaran. Selain itu, Jasa Raharha juga mendatangi rumah sakit guna memastikan korban lainnya mendapatkan perawatan tim medis. ***
Editor : Talib