Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Kemeriahan Tradisi 'Hagala': Pemanis Idul Fitri bagi Anak-Anak di Sulawesi Tengah

Agung Sumandjaya • Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Ilustrasi menggunakan AI
Ilustrasi menggunakan AI
RADAR PALU – Gema takbir belum usai, namun keceriaan sudah terpancar di wajah ratusan anak-anak yang memenuhi jalanan dan lorong-lorong pemukiman warga.

Mengenakan pakaian baru dan membawa tas kecil, mereka tampak antusias mendatangi rumah ke rumah untuk menjalankan tradisi tahunan yang dikenal dengan sebutan Hagala.

Secara harfiah, Hagala merujuk pada pemberian sejumlah uang dari orang dewasa atau pemilik rumah kepada anak-anak sebagai bentuk sedekah dan berbagi kebahagiaan di hari kemenangan.

Baca Juga: Solusi Dana Lebaran, Pegadaian Hadirkan Gadai Tanpa Bunga

Tradisi ini biasanya dimulai sesaat setelah pelaksanaan Salat Id hingga hari kedua atau ketiga Lebaran.

Anak-anak secara berkelompok akan mengetuk pintu rumah warga, bersalaman dengan tuan rumah, dan kemudian menerima "jatah" Hagala mereka. Nominal yang diberikan bervariasi, namun bagi anak-anak, jumlah bukanlah hal utama, melainkan sensasi berkumpul dan berpetualang bersama teman-teman sebaya.

Bagi masyarakat setempat, Hagala bukan sekadar bagi-bagi uang tunai. Tradisi ini dipandang sebagai:

Baca Juga: Senin 23 Maret 2026, BMKG Prediksi Cuaca di Sulteng Cenderung Cerah

 * Sarana Silaturahmi: Mempererat hubungan antar tetangga sejak usia dini.

 * Edukasi Berbagi: Mengajarkan anak-anak tentang konsep kedermawanan dalam Islam.

 * Pelestarian Budaya: Menjaga identitas lokal agar tetap eksis di tengah gempuran zaman digital. 

Salah satu warga di Kecamatan Tawaeli, Fadlun, mengaku telah menyiapkan pecahan uang baru sejak jauh hari. 

"Sudah jadi kebiasaan. Kalau tidak ada anak-anak yang datang minta Hagala, rasanya Lebaran ada yang kurang. Senang melihat mereka gembira," ujarnya.

Meski zaman terus berubah, tradisi Hagala tetap menjadi momen yang paling dinantikan. Bagi anak-anak di Sulawesi Tengah, Idul Fitri belum lengkap tanpa suara riuh langkah kaki dan tawa saat mereka memamerkan hasil "perburuan" Hagala di penghujung hari. (*)

Editor : Agung Sumandjaya
#angpao #lebaran #Radar Palu #sulawesi tengah #Serba-Serbi #sedekah