Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

BMKG Catat 27 Ribu Sambaran Petir di Sulteng dalam Sepekan

Mugni Supardi • Jumat, 20 Maret 2026 | 19:18 WIB

BMKG melalui Stasiun Geofisika Kelas I Palu mencatat tingginya aktivitas petir di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya selama periode 13 hingga 19 Maret 2026.
BMKG melalui Stasiun Geofisika Kelas I Palu mencatat tingginya aktivitas petir di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya selama periode 13 hingga 19 Maret 2026.

RADAR PALU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Kelas I Palu mencatat tingginya aktivitas petir di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya selama periode 13 hingga 19 Maret 2026.

Berdasarkan data yang dirilis, total kejadian petir selama sepekan mencapai 27.044 sambaran. Angka tertinggi terjadi pada 16 Maret 2026 dengan jumlah 5.133 kejadian dalam satu hari.

Sementara itu, rincian kejadian petir harian menunjukkan fluktuasi yang cukup signifikan. Pada 13 Maret tercatat 2.551 kejadian, meningkat menjadi 4.412 pada 14 Maret, dan kembali naik menjadi 4.664 pada 15 Maret.

Puncaknya terjadi pada 16 Maret sebelum menurun menjadi 3.747 pada 17 Maret dan 2.880 pada 18 Maret. Aktivitas kembali meningkat pada 19 Maret dengan 3.657 kejadian.

BMKG menjelaskan, sebaran petir di wilayah Sulawesi Tengah dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang mendukung pembentukan awan konvektif, terutama saat kondisi cuaca tidak stabil.

Dalam peta arus petir yang dirilis, intensitas sambaran ditunjukkan dengan skala warna, mulai dari hijau (rendah) hingga merah (tinggi), yang merepresentasikan kekuatan arus listrik petir.

Tingginya aktivitas petir ini berpotensi menimbulkan risiko bagi masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Beberapa langkah antisipasi yang disarankan antara lain menghindari ruang terbuka saat terjadi petir, tidak berlindung di bawah pohon, menjauhi tiang listrik, serta mencabut peralatan elektronik untuk mencegah kerusakan akibat lonjakan listrik.

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat selalu mengikuti informasi cuaca terkini guna meminimalkan dampak dari fenomena cuaca ekstrem.(*)

Editor : Mugni Supardi
#sambaran petir Sulteng #BMKG Palu petir #petir Sulawesi Tengah #Cuaca ekstrem Sulawesi Tengah #data petir BMKG #sebaran petir 2026