RADAR PALU- Aparat dari Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah memastikan pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah bagi warga Muhammadiyah di Kota Palu berjalan aman dan lancar. Pengamanan dilakukan melalui Operasi Ketupat Tinombala 2026 yang digelar pada Jumat pagi, 20 Maret 2026.
Sejumlah titik pelaksanaan Sholat Id menjadi fokus pengamanan, di antaranya kawasan Taman Doyata di Palu Selatan, Masjid Al Haq Muhammadiyah di Jalan Soeprapto Palu Timur, Kampus Universitas Muhammadiyah Palu di Jalan Jabal Nur, serta Masjid Al-Kautsar di Kelurahan Silae.
Kehadiran personel kepolisian di berbagai lokasi tersebut dilakukan sejak pagi hari guna mengantisipasi gangguan keamanan dan memastikan ibadah berlangsung khusyuk.
Selain melakukan penjagaan, aparat kepolisian juga aktif mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi pelaksanaan sholat. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kemacetan dan memberikan kenyamanan bagi para jamaah yang datang dari berbagai penjuru kota.
Kasatgas Humas Operasi Ketupat Tinombala 2026, Reky P.H Moniung, menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari upaya memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat selama perayaan hari raya.
“Tujuan utama kami adalah memberikan rasa aman, mencegah potensi tindak kriminal, serta memastikan nilai-nilai toleransi antarumat beragama di Kota Palu tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar momentum Idul Fitri dapat mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H kepada seluruh umat Muhammadiyah di Kota Palu dan Sulawesi Tengah. Semoga perayaan ini membawa keberkahan, kedamaian, dan mempererat tali silaturahmi di antara kita semua,” tambahnya.
Secara umum, pelaksanaan Sholat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Palu berlangsung tertib dan kondusif. Suasana penuh kebersamaan dan toleransi tampak di setiap lokasi ibadah, mencerminkan harmoni antarwarga dalam menyambut hari kemenangan.
Operasi pengamanan ini pun dinilai berhasil menciptakan situasi yang aman serta mendukung kelancaran perayaan Lebaran di wilayah Sulawesi Tengah.
Editor : Wahono.