RADAR PALU – Aktivitas gempa susulan di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, masih terus berlangsung.
Hingga Selasa (17/3/2026) pukul 23.00 WITA, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 65 kali gempa susulan pascagempa magnitudo 5,3 pada 28 Februari 2026 lalu.
Terbaru, dua gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah tersebut pada Selasa malam (17/3/2026) dengan kekuatan magnitudo 3,8 dan 4,5.
BMKG mencatat, gempa pertama terjadi pukul 22.11 WITA dengan magnitudo 3,8. Episenter berada di koordinat 1,25 Lintang Utara dan 120,86 Bujur Timur, sekitar 43 kilometer di utara Tolitoli, dengan kedalaman 10 kilometer.
Selang kurang dari dua menit, gempa kedua terjadi pada pukul 22.12.58 WITA dengan magnitudo 4,5. Lokasinya berada di koordinat 1,41 Lintang Utara dan 120,85 Bujur Timur atau sekitar 60 kilometer di utara Tolitoli, dengan kedalaman yang sama, 10 kilometer.
BMKG menyebut, kedua gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
Berdasarkan peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan di Tolitoli dengan intensitas III MMI.
Pada skala ini, getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti ada kendaraan berat yang melintas, serta dapat menyebabkan benda ringan bergetar.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait kerusakan bangunan maupun korban akibat peristiwa tersebut.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi terkait gempa dapat diakses melalui kanal resmi BMKG.(*)
Editor : Mugni Supardi