Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Antisipasi Arus Mudik Lebaran, Dishub Parigi Moutong Kerahkan Puluhan Personel di Sejumlah Pos Pengamanan

Muchsin Siradjudin • Selasa, 17 Maret 2026 | 11:54 WIB

 Ir. Lewis.(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU).
Ir. Lewis.(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU).

RADAR PALU – Dinas Perhubungan Kabupaten Parigi Moutong menurunkan puluhan personel untuk berjaga di sejumlah pos pengamanan dan pelayanan selama masa arus mudik Lebaran. Langkah ini dilakukan guna mendukung kelancaran lalu lintas di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Parigi Moutong, Ir Lewis, mengatakan pengamanan arus mudik dilaksanakan bersama berbagai pemangku kepentingan sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat.

“Pengamanan mudik Lebaran tahun ini dilaksanakan bersama stakeholder terkait dan merupakan bagian dari instruksi pemerintah pusat,” ujar Lewis saat ditemui di kantornya, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, personel Dishub ditempatkan di sejumlah titik strategis yang menjadi jalur pergerakan pemudik di hampir seluruh kecamatan di Parigi Moutong.

Beberapa pos yang disiapkan antara lain Pos Pelayanan Toboli, Pos Pengamanan Harison, Pos Pengamanan Boyantongo, Pos Pengamanan Tolai, Pos Pelayanan Moutong, Pos Pengamanan Lambunu, Pos Pengamanan Mepanga, Pos Pengamanan Palasa, Pos Pengamanan Tinombo, Pos Pengamanan Kasimbar, serta Pos Pengamanan Ampibabo.

Secara keseluruhan terdapat sekitar 50 personel yang diterjunkan. Sebanyak 30 personel ditempatkan di Pos Toboli, Harison, Boyantongo, dan Tolai, sementara 18 personel lainnya disiagakan di Pos Moutong, Lambunu, Mepanga, Tinombo, dan Kasimbar.

Menurut Lewis, keberadaan petugas di pos-pos tersebut tidak hanya untuk memantau arus kendaraan, tetapi juga melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik keramaian, termasuk kawasan pasar.

Ia mengungkapkan, pergerakan pemudik di wilayah Parigi Moutong mulai terlihat sejak 13 Maret 2026. Beberapa lokasi yang tercatat mengalami peningkatan aktivitas kendaraan di antaranya Toboli, Sausu, Moutong, dan Kasimbar.

Meski demikian, ia menilai arus kendaraan di wilayah tersebut belum tergolong padat. Kepadatan biasanya hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu.

“Biasanya menjelang waktu berbuka puasa hingga setelah salat tarawih arus kendaraan sedikit melambat, terutama di sekitar pasar dan jalur trans,” jelasnya.

Ia menambahkan, perlambatan arus kendaraan umumnya dipengaruhi oleh dua hal, yakni adanya material yang menumpuk di jalan serta aktivitas masyarakat, seperti kepulangan siswa dari sekolah dan kegiatan ibadah maupun buka puasa bersama.

Sejauh ini Dishub Parigi Moutong belum menerapkan rekayasa lalu lintas karena kondisi arus kendaraan masih terpantau normal.

“Namun di beberapa titik strategis anggota tetap kami siagakan, seperti di Pasar Tolai dan Pasar Tinombo untuk membantu pengaturan lalu lintas,” pungkasnya.(Cr5)

 

 

 

 

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Menjaga sejumlah #Kelancaran lalu lintas #Pos pengamanan arus mudik