Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Ditjenpas Sulteng: Nilai Nyepi Selaras dengan Pembinaan Warga Binaan

Mugni Supardi • Selasa, 17 Maret 2026 | 11:35 WIB

ilustrasi
ilustrasi

RADAR PALU – Hari Raya Nyepi tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan bagi umat Hindu, tetapi juga menjadi momentum refleksi diri bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Sulawesi Tengah.

Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan, menilai nilai-nilai yang terkandung dalam Nyepi sejalan dengan tujuan pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Nyepi bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk hening, introspeksi, dan memperbaiki diri. Nilai-nilai ini selaras dengan proses pembinaan yang dijalani warga binaan,” ujarnya.

Menurutnya, suasana hening yang menjadi ciri khas Nyepi dapat menjadi ruang bagi warga binaan untuk mengevaluasi diri serta memperkuat komitmen menjalani perubahan ke arah yang lebih baik.

“Hari Raya Nyepi mengajarkan tentang pengendalian diri, ketenangan, dan kesadaran. Ini menjadi bekal penting bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemberian remisi dalam momen keagamaan bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi merupakan bentuk pengakuan atas upaya perubahan yang telah dilakukan warga binaan selama menjalani pembinaan.

Kanwil Ditjenpas Sulteng berharap, nilai-nilai reflektif dalam Nyepi dapat terus memperkuat proses pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan reintegrasi sosial warga binaan setelah kembali ke tengah masyarakat.(*)

Editor : Mugni Supardi
#Nyepi di lapas #Makna Nyepi #Ditjenpas Sulteng #Pembinaan lapas #Warga binaan introspeksi