RADAR PALU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi memberangkatkan 1.255 peserta dalam program Berani Mudik Gratis 2026 menjelang Ramadan 1447 Hijriah dan libur Idulfitri. Pelepasan pemudik dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Minggu (16/3/2026).
Pemprov Sulteng Lepas Program Berani Mudik Gratis
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, secara resmi melepas peserta program Berani Mudik Gratis 2026 di depan Jalan Samratulangi, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.
Program mudik gratis ini merupakan bagian dari program unggulan pemerintah daerah bertajuk “Berani Lancar” yang bertujuan mempermudah mobilitas masyarakat, terutama saat arus mudik Lebaran.
Dalam sambutannya, Reny menyampaikan bahwa program tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah agar masyarakat bisa pulang kampung dan merayakan Idulfitri bersama keluarga.
“Program ini adalah bentuk perhatian pemerintah daerah agar masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga, bersilaturahmi dengan sanak saudara dan sahabat di daerah masing-masing pada momen Idulfitri,” ujarnya.
Ribuan Pemudik Diberangkatkan ke Berbagai Daerah
Pada pelaksanaan tahun ini, jumlah peserta Berani Mudik Gratis 2026 meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Sebanyak 895 pemudik diberangkatkan melalui jalur darat menuju sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, di antaranya Poso, Ampana, Tolitoli, Buol, Luwuk, Parigi Moutong, Morowali Utara, dan Morowali.
Sementara itu, 360 peserta lainnya berangkat melalui jalur laut dengan rute Palu – Balikpapan – Surabaya.
Dengan demikian, total peserta yang mengikuti program Berani Mudik Gratis 2026 mencapai 1.255 orang.
Tekan Risiko Kecelakaan Saat Arus Mudik
Selain membantu masyarakat pulang ke kampung halaman, program ini juga bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik Lebaran.
Pemerintah daerah berharap fasilitas mudik gratis Sulteng dapat menekan risiko kecelakaan serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan.
Untuk mendukung keselamatan perjalanan, para pemudik dan sopir juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis dari Jasa Raharja sebelum keberangkatan.
Sebanyak 41 sopir yang bertugas mengantar pemudik juga memperoleh perlindungan asuransi dari Jasa Raharja.
Program mudik gratis ini diharapkan dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat yang terbantu saat pulang kampung.***
Editor : Muhammad Awaludin