RADAR PALU - Program tanam serentak Cetak Sawah Rakyat digelar di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (12/3/2026). Kegiatan ini melibatkan Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta petani setempat untuk memperkuat produksi pangan di daerah tersebut.
Tanam serentak dilakukan di lahan milik Kelompok Tani Vinero Jaya dengan luas sekitar 0,16 hektare. Meski tidak terlalu luas, kegiatan ini menjadi simbol dimulainya pemanfaatan lahan cetak sawah rakyat yang diharapkan bisa meningkatkan produksi padi di Kabupaten Sigi.
Sejumlah pejabat dari pemerintah pusat dan daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Kepala Pusat Pendidikan Kementerian Pertanian, jajaran Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BBRMP), serta Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Sigi.
Selain itu, tampak pula Camat Marawola, Kapolsek, Danramil, hingga para penyuluh pertanian yang bertugas di wilayah Sigi. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap program tanam serentak Cetak Sawah Rakyat.
Dalam kegiatan tersebut, para pejabat bersama petani turun langsung ke sawah. Mereka menanam bibit padi secara simbolis sebagai tanda dimulainya musim tanam di lokasi cetak sawah rakyat tersebut.
Bagi para petani, program ini diharapkan bisa membuka peluang peningkatan hasil panen. Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal kini mulai digarap untuk mendukung produksi beras di daerah.
Sementara itu, pemerintah menilai program tanam serentak Cetak Sawah Rakyat menjadi salah satu strategi penting dalam memperluas areal tanam. Dengan semakin banyak lahan yang diolah, produksi padi diharapkan ikut meningkat.
Di sisi lain, peran penyuluh pertanian juga dianggap krusial. Mereka akan mendampingi petani mulai dari proses tanam, perawatan tanaman, hingga masa panen agar hasil yang diperoleh lebih optimal.
Selain meningkatkan produksi padi, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjaga ketahanan pangan, terutama di wilayah Sulawesi Tengah.
Pemerintah berharap lahan cetak sawah rakyat di Desa Beka dapat terus dikembangkan. Jika pengelolaannya berjalan baik, produksi padi di Kabupaten Sigi berpotensi meningkat sekaligus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani setempat.***
Editor : Muhammad Awaludin