Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Petani Jagung Desa Poongan Berjuang Sendirian: Bantuan Pemerintah Terlalu Jauh

Muchsin Siradjudin • Jumat, 13 Maret 2026 | 20:28 WIB

PANEN: Petani jagung semringah melihat hasil panennya melimpah di Kabupaten Buol.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
PANEN: Petani jagung semringah melihat hasil panennya melimpah di Kabupaten Buol.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

RADAR PALU - Petani jagung di Desa Poongan, Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol, sukses panen dengan hasil yang memuaskan. Pada bulan puasa ini, mereka berhasil memanen kurang lebih 8 ton jagung yang dijual ke pembeli dengan harga Rp 5.100 per kilo.

Mamantu, pemilik jagung, mengatakan bahwa dari 12 hektar lokasi yang ditanam, baru sebagian yang dipanen. Yang lain kemungkinan akan dipanen setelah lebaran.

Salah satu kendala yang dihadapi petani adalah kurangnya perhatian dinas pertanian dalam mengupayakan bibit, obat, dan pupuk.

Warga petani sebagian besar harus mengeluarkan uang sendiri untuk membeli dengan harga yang mahal karena tidak ada subsidi.

Selain itu harga jagung yang tidak menentu membuat keresahan bagi petani kadang naik kadang turun drastis sehingga mempengaruhi pendapatan keluarga dan ini merupakan permainan para tengkulak yang mencari keuntungan dari petani 

"Kita berharap Pemda kedepan agar petani diberikan kemudahan untuk mengelola lahan dan menyiapkan bibit, obat, dan pupuk, serta mengontrol harga jagung, " ujar Mamantu kepada media ini Kamis (12/3/2026).

Mamantu berharap agar pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan petani dan memberikan bantuan yang diperlukan. Dengan demikian, petani dapat meningkatkan produksi dan pendapatan mereka.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Poongan, Jahidin, mengatakan warga desa sebagian besar berprofesi sebagai petani dengan komoditi andalan berupa kelapa sawit dan jagung serta tanaman holtikultura, setiap petani memiliki luas lahan berbeda- beda mulai dari 3-12 hektare.

Sehingga keberhasilan panen jagung ini merupakan hasil kerja keras petani yang tidak kenal lelah. Ia berharap agar keberhasilan ini dapat terus berlanjut di masa depan.

“Kami berharap pemerinta daerah melalui dinas tehnis dapat memperhatikan keluhan petani agar apa yang diinginkan pemerinta untuk mensejahterakan petani dapat terwujud khususnya di Desa Poongan, “ demikian Kades Poongan, Jahidin.(***)

   

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Kesejahteraan petani #Sukses panen jagung #Hasil kerja keras petani #Kemudahan mengelola lahan