RADAR PALU – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Muh Rizal menanggapi sejumlah kapal yang beroperasi di wilayah pelabuhan Rakyat Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, yang belum melengkapi alat keselamatan sesuai standar saat dilakukan ramp check atau pemeriksaan keselamatan pelayaran.
Menurutnya temuan itu diketahui setelah dilakukan pemeriksaan untuk memastikan kapal telah memenuhi kelengkapan alat keselamatan sebelum berlayar.
Menurutnya, dalam ramp check petugas melakukan pengecekan berbagai perlengkapan keselamatan seperti liferaft atau perahu penyelamat, life jacket, serta alat keselamatan lainnya.
“Ramp check itu pengecekan semua peralatan keselamatan di kapal. Salah satunya life jacket yang harus tersedia sesuai jumlah penumpang dan awak kapal,” jelas Rizal.
Namun dalam pemeriksaan tersebut masih ditemukan kapal yang belum memenuhi ketentuan tersebut. Bahkan kata Rizal ada kapal dengan kapasitas sekitar 50 orang, tetapi life jacketnya sekitar 30.
“Artinya ada lebih dari 20 orang yang tidak memiliki life jacket. Ini tentu sangat berbahaya jika terjadi kondisi darurat di laut,” ujarnya.
Rizal menegaskan penyediaan alat keselamatan merupakan tanggung jawab operator kapal. Jika ditemukan kekurangan perlengkapan, operator kapal diminta segera melengkapinya sebelum kapal diizinkan berlayar.
Pemeriksaan keselamatan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang serta meminimalkan risiko kecelakaan di laut, terutama menjelang meningkatnya aktivitas transportasi laut(*)
Editor : Mugni Supardi