Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Sebanyak 221 Personel Gabungan di Morowali Utara Siap Amankan Arus Mudik Lebaran 2026

Ilham Nusi • Kamis, 12 Maret 2026 | 13:52 WIB

RAKOR: Kesiapan pengamanan mudik Lebaran Idul Fitri 2026, dibahas dalam rakor lintas sektoral, Rabu (11/3/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
RAKOR: Kesiapan pengamanan mudik Lebaran Idul Fitri 2026, dibahas dalam rakor lintas sektoral, Rabu (11/3/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

RADAR PALU - Sebanyak 221 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 2026 di wilayah Kabupaten Morowali Utara (Morut).

Pengamanan tersebut dilakukan melalui Operasi Ketupat Tinombala 2026 yang melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait.

Kesiapan pengamanan mudik ini dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Ruang Rapat Utama Polres Morut, Rabu (11/3/2026).

Rapat ini dihadiri oleh Bupati Morut Delis Julkarson Hehi, Kapolres Morut AKBP Reza Khomeini, anggota DPRD Arman Purnama Marunduh, serta perwakilan berbagai lembaga seperti Kementerian Agama, ASDP, PLN, dan Jasa Raharja.

Kabag Ops Polres Morut Kompol Charles B.N Karimar menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Tinombala 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Sementara itu, Apel Gelar Pasukan sebagai tanda dimulainya operasi akan dilaksanakan pada 12 Maret 2026 secara serentak di seluruh Indonesia.

Operasi ini bertujuan memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, aparat akan mendirikan sejumlah Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), dan Pos Terpadu di beberapa lokasi strategis.

Beberapa titik pengamanan tersebut antara lain Pos Terpadu Kolonodale, Pos Pelayanan Pelabuhan Ferry Petasia, Pos Pengamanan Tompira, Kecamatan Petasia Timur, Pos Terpadu Beteleme, Kecamatan Lembo, Pos Pelayanan Tomata, Kecamatan Mori Atas, dan Pos Pengamanan Siliti, Kecamatan Bungku Utara.

Pos-pos tersebut akan memberikan layanan keamanan, informasi perjalanan, serta bantuan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Bupati Morut mengapresiasi Polres Morut yang menginisiasi rapat koordinasi lintas sektoral untuk memastikan kesiapan pengamanan mudik Lebaran.

Menurutnya, koordinasi antarinstansi sangat penting untuk menjamin masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, tertib, dan nyaman.

Selain itu, Bupati juga meminta perangkat daerah untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, BBM, dan LPG tetap stabil selama Ramadan hingga Idul Fitri.

"Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Morut, kami mengucapkan terima kasih kepada Polres, TNI, dan seluruh instansi yang terlibat dalam Operasi Ketupat Tinombala 2026. Semoga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan kondusif," ujar Delis.

Kapolres Morut AKBP Reza Khomeini menyampaikan bahwa perayaan Idul Fitri selalu meningkatkan mobilitas masyarakat.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, sekitar 143 juta orang atau 50 persen masyarakat Indonesia diperkirakan melakukan perjalanan selama libur Lebaran tahun ini.

Karena itu, Polres Morut bersama seluruh stakeholder berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar arus mudik Lebaran di Morut berjalan aman dan lancar.(***)

 

 

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Memastikan kesiapan pengamanan mudik lebaran #Memberikan pelayanan terbaik #Pemkab Morowali Utara #Personel gabungan mengamankan Lebaran