RADAR PALU – Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mulai bergerak menjaga stabilitas harga bahan pokok. Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak secara nasional dan di enam kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.
Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman TVRI Sulawesi Tengah, Kota Palu, Rabu (11/3/2026), dan diikuti oleh berbagai instansi pemerintah serta mitra penyedia bahan pangan.
Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pasokan serta menekan lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi menjelang Ramadan dan Lebaran.
Dalam sambutannya, Reny menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk mengendalikan inflasi daerah.
“Ini adalah salah satu bentuk komitmen kami pemerintah provinsi dalam pengendalian inflasi. Jika kita tidak melaksanakan gerakan pangan murah, maka pengendalian inflasi akan sulit dilakukan, apalagi menjelang Ramadan dan Lebaran ketika permintaan barang meningkat,” kata Reny.
Menurutnya, menjelang hari besar keagamaan biasanya terjadi peningkatan aktivitas masyarakat yang berdampak pada naiknya permintaan bahan pangan. Kondisi ini berpotensi memicu kenaikan harga jika tidak diantisipasi sejak dini.
Karena itu, ia mengingatkan pemerintah daerah di kabupaten dan kota untuk terus mewaspadai potensi lonjakan harga bahan pokok di pasaran.
Selain di Kota Palu, kegiatan Gerakan Pangan Murah juga dilaksanakan secara bersamaan di sedikitnya enam kabupaten di Sulawesi Tengah. Program ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat mengakses bahan pangan dengan harga terjangkau.
Reny berharap program tersebut tidak hanya dilaksanakan pada momen tertentu, tetapi dapat berlangsung secara berkelanjutan.
“Harapan kami, gerakan pangan murah ini tidak hanya dilaksanakan kali ini saja, tetapi masih ada kegiatan berikutnya sehingga masyarakat bisa terus mendapatkan bahan pangan dengan harganya yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi dalam kegiatan tersebut. Banyak warga memanfaatkan kesempatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
Di akhir kegiatan, Wakil Gubernur juga menyempatkan diri meninjau langsung sejumlah stan penjualan bahan pangan yang menyediakan beras, minyak goreng, gula, hingga kebutuhan pokok lainnya.***
Editor : Muhammad Awaludin