RADAR PALU – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tengah mulai memanaskan mesin organisasi menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di seluruh kabupaten dan kota.
Sekretaris DPW PKB Sulteng, Muhammad Safri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi hasil kerja Tim 5 yang sebelumnya dibentuk untuk melakukan pemetaan kader potensial yang dinilai layak memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB di daerah.
Menurut Safri, pembentukan Tim 5 merupakan bagian dari strategi konsolidasi internal partai untuk memastikan proses regenerasi kepemimpinan berjalan secara terukur, transparan, dan berbasis kapasitas kader.
Tim 5 tersebut diketuai oleh Nahruddin dengan anggota Rahmawati M. Nur, Haris Julianto, Kaharuddin, serta Irwan Mudin.
“Tim ini diberi mandat untuk melakukan pemetaan kader di seluruh kabupaten dan kota. Mereka menilai rekam jejak, loyalitas, kapasitas kepemimpinan, serta kontribusi kader terhadap penguatan partai di daerah,” kata Safri dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).
Safri menegaskan, proses pemetaan ini tidak sekadar administratif, tetapi juga menjadi instrumen politik bagi DPW PKB untuk memastikan kepemimpinan partai di tingkat kabupaten dan kota diisi figur yang mampu memperkuat basis elektoral partai sekaligus menggerakkan mesin organisasi menghadapi agenda politik ke depan.
Dari hasil pemetaan yang dilakukan Tim 5, sejumlah nama telah ditetapkan sebagai calon sementara Ketua DPC PKB di 13 kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.
Untuk DPC PKB Kota Palu, tiga nama yang masuk dalam daftar yakni H. Nanang, S.A.P., M.A.P, H. Alimudin Alibau, S.E, dan Andris, S.Sos.
Di Kabupaten Parigi Moutong, terdapat empat kandidat yaitu Sukiman Tahir, H. Wardi, S.H, Muhammad Solikhin, serta Candra Setiawan, S.Pd.
Sementara itu di Kabupaten Donggala, nama yang dipetakan yakni Sudirman, S.E., M.A.P, Firdaus S. Nonti, S.Sos, Sitti Aminah, S.IP, dan Burhanuddin.
Untuk Kabupaten Sigi, kandidat yang masuk dalam pemetaan antara lain H. Azhar Nontji, S.E, Fahmi Najib Balcheir, serta Abd. Razak Saidin.
Di Kabupaten Tolitoli, muncul tiga nama yakni Andika Putra, Rihard Adrianto, dan Ahmad Yani.
Kemudian untuk Kabupaten Buol, calon sementara yang dipetakan adalah Ahmad Koloi, Rusdianto A. Timumun, S.IP, serta Siti Hartina S. Gurugala.
Sementara di Kabupaten Poso, tiga nama yang masuk dalam daftar yakni Agustinus P.R. Lengkoan, Abdul Kadir, dan Krisnawati Maharani.
Untuk Kabupaten Tojo Una-Una, kandidat yang dipetakan yaitu Asrun P. Taurenta, Surya, dan Samsari Pai.
Sementara di Kabupaten Banggai Laut, terdapat Ramudin Kandja, S.Ag., M.Si, Hidayat Abbas, serta Rusdin Panguale.
Adapun untuk Kabupaten Banggai Kepulauan, tiga nama yang masuk dalam pemetaan yakni Sadat Anwar Bihalia, Arkam Supu, serta Harianto L. Sadardi.
Safri menegaskan bahwa daftar tersebut masih berstatus calon sementara yang akan dibahas lebih lanjut dalam forum Muscab di masing-masing daerah.
“PKB ingin memastikan proses pergantian kepemimpinan di daerah berjalan demokratis, terbuka, dan tetap menjaga soliditas organisasi. Muscab bukan hanya agenda struktural, tetapi juga momentum konsolidasi politik partai di daerah,” ujarnya.
Selain mengumumkan hasil pemetaan kader, Safri juga membeberkan jadwal pelaksanaan Muscab DPC PKB se-Sulawesi Tengah yang akan digelar pada 9 hingga 14 April 2026 dengan sistem pembagian zona.
Untuk Zona 1 yang meliputi Kota Palu, Kabupaten Donggala, dan Kabupaten Sigi, Muscab dijadwalkan berlangsung pada 9 April 2026 di Kota Palu.
Selanjutnya Zona 2 yang mencakup Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, serta Kabupaten Tojo Una-Una akan digelar pada 10 April 2026 di Kabupaten Poso.
Untuk Zona 3 yang terdiri dari Kabupaten Morowali dan Kabupaten Morowali Utara dijadwalkan pada 12 April 2026 di Morowali.
Sementara Zona 4 yang meliputi Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Laut, dan Kabupaten Banggai Kepulauan akan digelar pada 14 April 2026 di Kabupaten Banggai.
Adapun Zona 5 yang terdiri dari Kabupaten Tolitoli dan Kabupaten Buol dijadwalkan berlangsung pada 12 April 2026 di Kabupaten Tolitoli.
Safri menilai Muscab ini akan menjadi momentum penting bagi PKB untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus menyiapkan mesin politik partai menghadapi dinamika politik di Sulawesi Tengah.
“DPW berharap Muscab tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga melahirkan konsolidasi yang lebih kuat di tingkat cabang. Dengan struktur yang solid, PKB optimistis mampu memperluas basis dukungan masyarakat dan meningkatkan kekuatan politik partai di Sulawesi Tengah,” pungkasnya. ***
Editor : Talib