RADAR PALU – Selama bulan suci Ramadan, permintaan buah lokal untuk kebutuhan MBG (Makan Bergizi Gratis) mengalami lonjakan signifikan.
Sejumlah pedagang buah di Kota Palu mengaku kewalahan memenuhi permintaan yang meningkat tajam dibanding hari biasa.
Salah seorang pedagang buah di Pasar Inpres Kota Palu, Nisa (34), mengatakan, selama puasa, pembelian buah lokal seperti pisang, pepaya, semangka, dan melon meningkat drastis.
Buah-buahan tersebut banyak dipesan untuk kebutuhan menu MBG yang kini rutin disalurkan.
“Biasanya satu hari hanya habis sekian keranjang, sekarang bisa dua kali lipat. Apalagi menjelang sore, pembeli ramai sekali,” ujarnya saat ditemui di lapaknya. Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, peningkatan permintaan ini sudah terasa sejak awal Ramadan. Selain masyarakat yang membeli untuk kebutuhan berbuka puasa, permintaan dalam jumlah besar datang dari pihak penyedia MBG yang mengutamakan buah segar sebagai pelengkap menu.
Pedagang lainnya juga mengungkapkan hal serupa. Ia menyebut, buah lokal lebih banyak dicari karena harganya relatif terjangkau dan pasokannya lebih mudah didapat dibanding buah impor.
“Kalau untuk MBG, mereka biasanya ambil dalam jumlah banyak. Buah lokal seperti pisang dan pepaya paling sering dicari karena praktis dan cepat dibagikan,” jelasnya.
Lonjakan permintaan ini turut berdampak pada stabilitas harga. Meski terjadi kenaikan pada beberapa jenis buah, pedagang memastikan harga masih dalam batas wajar dan belum memberatkan pembeli.
Di sisi lain, peningkatan kebutuhan buah lokal selama Ramadan dinilai menjadi angin segar bagi pedagang dan petani.
Perputaran ekonomi di tingkat pasar tradisional ikut terdorong, terutama bagi pelaku usaha kecil.
Sejumlah pedagang berharap tren positif ini tidak hanya berlangsung selama Ramadan, tetapi bisa berlanjut pada bulan-bulan berikutnya.
Mereka juga berharap pemerintah terus mendukung penggunaan produk lokal dalam program MBG agar kesejahteraan petani dan pedagang semakin meningkat.
Dengan tingginya kebutuhan buah untuk MBG selama puasa, pasar tradisional kini menjadi salah satu titik yang paling sibuk, terutama menjelang waktu berbuka. Buah-buahan lokal pun menjadi komoditas primadona yang paling dicari masyarakat.(cr5)