RADAR PALU - Fakta memprihatinkan terungkap dari kawasan transmigrasi di Kabupaten Parigi Moutong. Sebanyak 117.432 warga masih hidup dalam kemiskinan, menandakan pembangunan di wilayah tersebut belum mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat.
Data tersebut disampaikan langsung Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, saat melakukan audiensi dengan Menteri Transmigrasi RI, M Iftitah Sulaiman Suryanagara, di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Dalam pertemuan itu, Erwin tidak hanya memaparkan angka kemiskinan yang tinggi, tetapi juga menyoroti buruknya infrastruktur di kawasan transmigrasi yang dinilai masih tertinggal jauh.
Jalan lingkungan banyak yang belum memadai, sementara fasilitas pendukung ekonomi masyarakat masih sangat terbatas.
Selain infrastruktur, dukungan teknologi di sektor perikanan dan pengolahan hasil pertanian juga disebut masih minim. Kondisi tersebut membuat produktivitas masyarakat transmigrasi sulit berkembang dan berdampak langsung pada rendahnya pendapatan warga.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Parigi Moutong mengajukan sejumlah usulan strategis kepada pemerintah pusat.
Di antaranya pembangunan Rumah Tinggal Jatah Kawasan (RTJK), pembangunan jalan lingkungan, tanggul abrasi pantai, serta sistem drainase tipe 70 di kawasan transmigrasi.
Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga mendorong penguatan sektor ekonomi melalui pengembangan kapal tangkap dan bagan apung, pembangunan sentral pelelangan ikan, hingga pengembangan wisata bahari.
Penguatan koperasi nelayan Merah Putih juga diusulkan sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Menteri Transmigrasi RI, M Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyatakan pihaknya akan mempelajari seluruh proposal yang diajukan pemerintah daerah.
Ia menegaskan bahwa fokus pemerintah pusat saat ini adalah meningkatkan produktivitas masyarakat transmigrasi melalui penciptaan lapangan kerja dan pembangunan ekosistem ekonomi desa.
“Fokus Kementerian Transmigrasi adalah peningkatan produktivitas masyarakat dengan membuka lapangan kerja melalui pembangunan ekosistem ekonomi, seperti pengembangan desa modern,” ujarnya.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi percepatan pembangunan kawasan transmigrasi di Parigi Moutong, agar angka kemiskinan yang masih membelit lebih dari seratus ribu warga dapat segera ditekan.(cr5)
Editor : Muchsin Siradjudin