Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Asrama Parimo Dibutuhkan, Perawatan Dipertanyakan

Muchsin Siradjudin • Minggu, 8 Maret 2026 | 10:20 WIB

HARAPAN: Mahasiswa tetap berharap pemerintah memperhatikan perawatan asrama, Minggu 08 Maret 2026.(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU)
HARAPAN: Mahasiswa tetap berharap pemerintah memperhatikan perawatan asrama, Minggu 08 Maret 2026.(FOTO: RAHMAT FADHIL/RADAR PALU)

RADAR PALU – Keberadaan asrama mahasiswa asal Kabupaten Parigi Moutong di Kota Palu dinilai masih sangat dibutuhkan oleh para mahasiswa perantau.

Namun di balik fungsinya sebagai tempat tinggal yang membantu mahasiswa daerah, kondisi fasilitas dan perawatan asrama disebut masih memerlukan perhatian lebih dari pemerintah.

Salah seorang mahasiswa bernama Sandi, yang pernah tinggal di asrama tersebut, mengungkapkan bahwa secara umum bangunan asrama masih cukup layak dihuni.

Meski begitu, sejumlah persoalan fasilitas kerap terjadi dan belum tertangani secara maksimal.

“Kalau dari bangunan sebenarnya masih bisa ditempati. Fasilitasnya juga lumayan memadai, tapi ada beberapa hal yang sering jadi masalah,” kata Sandi saat diwawancarai, Minggu (8/3/2026).

Ia menjelaskan, persoalan yang sering dikeluhkan penghuni asrama adalah kondisi sanitasi, khususnya pada fasilitas toilet. Menurutnya, saluran WC di asrama beberapa kali mengalami penyumbatan sehingga mengganggu aktivitas penghuni.

Selain itu, aspek keamanan di lingkungan asrama juga dinilai masih sangat minim. Hingga saat ini, area asrama disebut belum dilengkapi kamera pengawas atau CCTV, yang seharusnya menjadi bagian penting dari sistem keamanan.

Ketiadaan pengawasan tersebut bahkan pernah memicu kejadian kehilangan kendaraan milik penghuni.

“Di sana tidak ada CCTV. Pernah juga terjadi kehilangan dua unit motor milik mahasiswa. Itu yang membuat kami merasa kurang aman,” ungkapnya.

Sandi juga menyinggung persoalan lama yang menurutnya kerap muncul dalam berbagai pemberitaan sebelumnya, yakni terkait belum jelasnya pengelolaan biaya perawatan asrama.

Kondisi itu dinilai berdampak pada lambatnya perbaikan fasilitas yang mengalami kerusakan.

Padahal, asrama tersebut menjadi salah satu tempat tinggal yang sangat membantu mahasiswa asal Kabupaten Parigi Moutong yang sedang menempuh pendidikan di Kota Palu.

Banyak mahasiswa yang mengandalkan keberadaan asrama karena biaya hidup di kota yang cukup tinggi.

“Banyak mahasiswa sangat terbantu dengan adanya asrama itu. Kalau tidak ada asrama, sebagian mungkin akan kesulitan mencari tempat tinggal yang terjangkau,” jelasnya.

Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi asrama, terutama terkait perawatan fasilitas dan sistem keamanan bagi para penghuninya.

Mahasiswa juga berharap Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui instansi terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dapat melakukan evaluasi serta perbaikan fasilitas secara berkala.

Dengan perawatan yang lebih baik, asrama mahasiswa Parigi Moutong diharapkan tetap menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak bagi generasi muda daerah yang sedang menempuh pendidikan di ibu kota provinsi.

“Harapan kami sederhana, asrama tetap ada dan diperhatikan perawatannya. Karena tempat itu sangat membantu mahasiswa,” tutup Sandi.(Cr5)



 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Pemkab Parigi Moutong #Asrama sangat membantu mahasiswa #Fasilitas mengalami kerusakan #Asrama mahasiswa