Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Musda MUI Buol 2026 Ditutup, Ustadz Moh. Yamin Rahim Terpilih sebagai Ketua yang Baru

Muchsin Siradjudin • Sabtu, 7 Maret 2026 | 11:35 WIB

PENGURUS: Foto bersama pengurus MUI Kabupaten Buol periode 2026-2030.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
PENGURUS: Foto bersama pengurus MUI Kabupaten Buol periode 2026-2030.(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

RADAR PALU - Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buol, tahun 2026 resmi ditutup pada Kamis, 5 Maret 2026, di aula Lantai 3 Kantor Bupati Buol, telah menghasilkan kepengurusan baru MUI Kabupaten Buol periode 2026–2030.

Penetapan dilakukan berdasarkan keputusan Tim Formatur melalui proses musyawarah dan mufakat yang berlangsung secara demokratis, tertib, dan penuh semangat ukhuwah Islamiyah.

Dalam sidang pleno penetapan hasil Musda, tim formatur secara resmi memutuskan dan menetapkan susunan pengurus baru sebagai berikut, Ketua ustadz Moh. Yamin Rahim, SH., MH. Sekretaris ustadz Andi Ridwan, SHI., MH., S.Pd.I., MH. Bendahara Umum ustadz Rifa’i Naukoko, S.Pd.I., MH.

Sementara itu, jabatan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Buol dipercayakan kepada Bupati Buol, H. Rhisaryudi Triwibowo, MM, dan Drs. H. Najamudin Baropo.

Penetapan kepengurusan berlangsung melalui mekanisme musyawarah mufakat yang mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, persatuan umat, serta komitmen bersama dalam memperkuat peran ulama di tengah masyarakat.

Komitmen memperkuat peran keumatan dalam suasana penuh khidmat, para peserta Musda menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu membawa MUI Buol semakin aktif dalam membina kehidupan keagamaan, menjaga kerukunan umat, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan moral dan spiritual masyarakat.

Ketua terpilih, Al-ustadz almukaram Moh. Yamin Rahim, SH., MH, dalam penyampaian singkatnya menyampaikan rasa syukur dan amanah besar yang diberikan oleh para ulama dan peserta Musda.

Ia menegaskan bahwa MUI akan terus berperan sebagai wadah pemersatu umat, penguat nilai moderasi beragama, serta menjadi rujukan keagamaan yang menyejukkan di tengah dinamika sosial masyarakat.

Apresiasi dan ucapan selamat disampaikan oleh sejumlah tokoh agama dan masyarakat atas terpilihnya kepengurusan baru MUI Kabupaten Buol periode 2026–2030.

Harapan besar disampaikan agar kepemimpinan yang baru dapat memperkuat sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat demi terciptanya kehidupan religius yang harmonis.(***)

 

 

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#moderasi beragama #Menghasilkan pengurus baru #Semangat ukhuwah Islamiyah #Menyejukkan masyarakat