RADAR PALU — Kapolda Sulawesi Tengah, Endi Sutendi, mengingatkan masyarakat khususnya generasi muda agar menjauhi penyalahgunaan narkoba. Pesan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Buka Bersama Sulteng Nambaso di Kantor Gubernur Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Jumat sore (6/3/2026).
Dalam sambutannya, Endi mengungkapkan bahwa Sulawesi Tengah sempat tercatat berada pada posisi tinggi dalam kasus penyalahgunaan narkoba secara nasional.
“Kemarin saya bertatap muka dengan Komisi III DPRD Sulteng, dan menjadi catatan bahwa Sulawesi Tengah termasuk pengguna narkoba peringkat tiga di Indonesia. Ini yang harus menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.
Baca Juga: Per 6 Maret, PM10 di Palu Terpantau Baik
Kapolda menegaskan bahwa persoalan narkoba tidak bisa ditangani aparat penegak hukum saja, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kita harus buang jauh-jauh narkoba dari Sulawesi Tengah. Kita niatkan bersama bahwa daerah ini harus bebas narkoba,” tegasnya.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, unsur Forkopimda, TNI-Polri, serta Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, bersama tokoh agama dan masyarakat.
Baca Juga: Masjid Nurul Iman Tanamodindi yang Berdiri Sejak 1937, Awalnya Musala di Tengah Hutan
Data penegakan hukum menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025, Polda Sulawesi Tengah mengungkap 865 tersangka kasus narkoba dengan barang bukti sekitar 160 kilogram sabu serta lebih dari 1,5 kilogram ganja.
Sementara itu, data dari Badan Narkotika Nasional mencatat sekitar 61.857 warga Sulawesi Tengah pernah menggunakan narkoba.
Kapolda berharap momentum kebersamaan dalam kegiatan tersebut dapat memperkuat komitmen seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan daerah sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.(Mg1)
Editor : Rony Sandhi