RADAR PALU - Warga yang bermukim di kawasan pesisir pantai mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu meningkatkan kewaspadaan terjadinya gelombang tinggi yang melanda wilayah tersebut sejak beberapa hari terakhir.
Sejak awal pekan, ombak besar terus naik ke atas bibir pantai sampai ke wilayah pemukiman dan menyebabkan aktivitas terhambat. Sejumlah nelayan terpaksa harus menunda aktivitas melaut demi menghindari resiko kecelakaan ditengah cuaca yang kurang bersahabat.
Salah seorang warga mamboro, Acho (37), mengatakan gelombang tinggi mulai terjadi pada sore hingga malam hari. “Biasanya ombak besar datang disertai dengan angin kencang dan sampah juga ikut melabu. Kami memilih mengamakan perahu lebih jauh ke darat untuk mengindari kerusakan atau terbawa ombak,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Beberapa warga terlihat bergotong royong memindahkan perahu dan alat nelayan serta memperkuat tambatan kapal disepanjang pantai. Selain itu, barang barang rumah tangga yang berada di dekat bibir pantai juga dipindahkan ke tempat yang lebih aman untuk antipiasi.
“Untuk sampah sepertinya besok pagi baru dibersihkan, karena kemungkinan akan sampah susulan yang datang terbawa ombak,” tambahnya.
Hingga saat ini beum ada laporan kerusakan berat maupun korban jiwa akibat gelombang tinggi tersebut. Namun, masyarakat pesisir diimbau untuk tetap siaga terlebih pada waktu malam hari ketika pasang laut cenderung meningkat.
Warga berharap kondisi cuaca segera membaik agar aktivitas melaut dapat dan kegiatan ekonomi dapat di wilayah pesisir dapat berjalan dengan normal.(cr5)
Editor : Muchsin Siradjudin