Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Rencana Industri Baterai di Siniu Mulai Disorot, Camat Akui Belum Ada Pembahasan Detail soal Lingkungan

Muhammad Awaludin • Rabu, 25 Februari 2026 | 15:22 WIB

Camat Siniu, Darwis D. Sududi
Camat Siniu, Darwis D. Sududi

RADAR PALU - Rencana pembangunan industri baterai di Kecamatan Siniu, Parigi Moutong, mulai memunculkan kekhawatiran. Sorotan datang dari aktivis lingkungan, sementara pemerintah kecamatan mengaku belum membahas secara rinci komitmen perlindungan ekosistem dengan pihak perusahaan.

Sejauh ini, dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) disebut menjadi satu-satunya acuan yang diketahui pemerintah setempat. 

 

 

 

Camat Siniu, Darwis D. Sududi, mengatakan pihaknya belum menerima pembahasan teknis mendalam terkait langkah perusahaan menjaga lingkungan sekitar lokasi industri. 

“Kalau pembahasan mendalam bagaimana komitmen mereka menjaga lingkungan, itu belum ada. Tapi ada Amdal, dan saya sudah melihat dokumen itu,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Menurut Darwis, proyek yang direncanakan PT Anugerah Tekhnik Industri (ATHI) bukan skala kecil. Bahan baku disebut akan dipasok dari sejumlah daerah, termasuk Morowali, Papua, dan Tidore.

Distribusi material nantinya akan didukung pembangunan jetty atau pelabuhan kecil di Desa Towera dan Siniu Sayogindano. Lokasi industri juga disebut berjarak sekitar 1,5 kilometer dari permukiman warga. 

Kondisi ini memunculkan perhatian, mengingat sebagian besar masyarakat setempat bergantung pada sektor pesisir, perkebunan kakao, dan kelapa.

Darwis menyebut pemerintah kecamatan pada prinsipnya mengikuti kebijakan pemerintah pusat, terutama jika proyek tersebut masuk kategori prioritas nasional.

“Kalau itu proyek nasional, pemerintah kecamatan tentu mengikuti kebijakan yang ada,” katanya.

Sejumlah aktivis lingkungan sebelumnya menyoroti potensi dampak industri baterai terhadap ekosistem pesisir, termasuk aktivitas pelabuhan dan pengelolaan limbah industri di masa depan.***

Editor : Muhammad Awaludin
#investasi industri baterai Sulteng #industri baterai Siniu #Radar Palu #AMDAL industri baterai #pesisir Siniu Parigi Moutong #PT ATHI Parigi Moutong