RADAR PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah merilis capaian indikator kesejahteraan masyarakat dalam satu tahun kepemimpinan Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si dan Wakil Gubernur dr. Reny A Lamadjido, Sp.PK., M.Kes.
Berdasarkan data yang dipublikasikan melalui akun resmi Pemprov Sulteng, persentase penduduk miskin pada September 2025 tercatat 10,52 persen, turun 0,40 persen poin dibandingkan Maret 2025.
Di sisi ketimpangan, gini ratio Sulawesi Tengah berada pada angka 0,277 per September 2025. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan gini ratio nasional yang tercatat 0,363, menunjukkan tingkat ketimpangan pengeluaran di daerah ini relatif lebih baik dari rata-rata nasional.
Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka pada November 2025 tercatat 2,89 persen, turun 0,03 persen dibandingkan Agustus 2025.
Adapun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Tengah tahun 2025 mencapai 72,82, atau tumbuh 0,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pemprov Sulteng menyebut capaian tersebut sebagai bagian dari komitmen menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata melalui visi Sulteng Nambaso (Berdaulat, Adil, Sejahtera, dan Setara) dalam tahun pertama pemerintahan Anwar–Reny.
Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan upaya penurunan kemiskinan, pengangguran, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat akan terus menjadi prioritas ke depan.(*)
Editor : Mugni Supardi