Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Dasarian III Februari, Hujan Masih Dominan di Sulteng

Mugni Supardi • Jumat, 20 Februari 2026 | 22:09 WIB
Memasuki Dasarian III Februari 2026, curah hujan di Sulawesi Tengah secara umum diprakirakan berada pada kategori rendah hingga menengah.
Memasuki Dasarian III Februari 2026, curah hujan di Sulawesi Tengah secara umum diprakirakan berada pada kategori rendah hingga menengah.

RADAR PALU – Wilayah Sulawesi Tengah secara umum masih berada dalam kondisi hari tanpa hujan (HTH) sangat pendek hingga pendek pada Dasarian II Februari 2026. Meski demikian, peluang curah hujan lebat pada Dasarian III Februari tetap tinggi dan perlu diwaspadai.

Berdasarkan hasil monitoring hingga 20 Februari 2026 yang dirilis Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Lore Lindu Bariri, sebagian besar wilayah Sulteng mengalami Hari Tanpa Hujan Sangat Pendek (1–5 hari) hingga Pendek (6–10 hari).

Pada analisis curah hujan Dasarian II Februari 2026, kategori rendah hingga menengah masih mendominasi sebagian besar wilayah. Namun, hujan kategori tinggi terpantau terjadi secara setempat, terutama di wilayah Donggala dan Morowali.

Sementara itu, analisis sifat hujan menunjukkan kondisi yang bervariasi, mulai dari Bawah Normal (BN) hingga Atas Normal (AN).

Wilayah Banggai Kepulauan dan Banggai Laut terpantau mengalami sifat hujan Bawah Normal. Sedangkan wilayah seperti Kota Palu, Donggala, Morowali, Morowali Utara, Parigi Moutong, Poso, Sigi, Tojo Una-Una, Buol, dan Tolitoli didominasi sifat hujan Normal hingga Atas Normal.

Memasuki Dasarian III Februari 2026, curah hujan di Sulawesi Tengah secara umum diprakirakan berada pada kategori rendah hingga menengah. Namun peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter tergolong tinggi, yakni berkisar 70–90 persen dan hampir merata di seluruh wilayah.

Adapun peluang curah hujan lebih dari 100 milimeter berada pada kisaran 10–40 persen, terutama di sebagian wilayah Morowali, Morowali Utara, Poso, dan Tojo Una-Una.

Sementara peluang hujan di atas 150 milimeter relatif rendah, kurang dari 10–20 persen dan bersifat lokal, khususnya di wilayah selatan hingga tenggara Sulawesi Tengah.

Prakirawan Stasiun GAW Lore Lindu Bariri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, genangan, dan tanah longsor, terutama di daerah dengan prakiraan curah hujan menengah hingga tinggi.

Di sisi lain, wilayah yang mengalami Hari Tanpa Hujan kategori menengah hingga panjang diharapkan dapat mengelola penggunaan air secara bijak.

Informasi perkembangan iklim terkini dapat diakses melalui kanal resmi BMKG atau langsung menghubungi Stasiun Pemantau Atmosfer Global Lore Lindu Bariri.(*)

Editor : Mugni Supardi
#Potensi banjir Sulawesi Tengah #Hari Tanpa Hujan Sulteng #Curah hujan Sulawesi Tengah #Dasarian III Februari 2026 #BMKG Lore Lindu Bariri #Peluang hujan lebat Sulteng #Prakiraan hujan Sulteng Februari 2026