Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Ramadan di Balik Jeruji, Pembinaan Spiritual dan Keamanan Diperkuat

Mugni Supardi • Jumat, 20 Februari 2026 | 22:01 WIB
Kakanwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kurniawan mengecek langsung area ibadah dan kesiapan petugas agar suasana tetap kondusif.
Kakanwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kurniawan mengecek langsung area ibadah dan kesiapan petugas agar suasana tetap kondusif.

RADAR PALU - Tak sekadar tarawih perdana, malam pertama Ramadan di Lapas Palu menjadi momentum penegasan komitmen keamanan dan pembinaan.

Kakanwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kurniawan mengecek langsung area ibadah dan kesiapan petugas agar suasana tetap kondusif.

Bagus melakukan pengecekan area pelaksanaan tarawih dan memastikan ibadah berlangsung tertib serta nyaman.

Ia juga menginstruksikan perluasan lokasi salat, pengaturan jadwal ibadah warga binaan, penguatan dukungan pengamanan dari petugas, hingga penyediaan pojok baca keagamaan sebagai sarana pembinaan spiritual.

“Pelaksanaan ibadah harus didukung fasilitas yang memadai dan pengamanan yang optimal, agar warga binaan dapat menjalankan Ramadan dengan tenang sekaligus tetap berada dalam pembinaan yang terarah,” jelas Bagus.

Kunjungan yang berlangsung sejak pukul 20.00 WITA tersebut menjadi bagian dari upaya Kanwil Ditjenpas Sulteng memastikan pelaksanaan ibadah Ramadan berjalan khusyuk sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif di lingkungan pemasyarakatan.

Ramadan menurut Bagus, bukan sekadar momentum peningkatan ibadah, tetapi juga ruang membangun suasana pembinaan yang lebih humanis, damai, dan penuh refleksi diri bagi warga binaan.

Karena itu, ia turun langsung memantau pelaksanaan tarawih, kondisi pengamanan, serta kesiapan layanan selama bulan suci.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Rutan Palu. Selain berdialog langsung dengan warga binaan, Bagus menyampaikan pesan agar Ramadan dimanfaatkan sebagai momentum introspeksi diri dan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.

“Keamanan dan ketertiban tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga lahir dari kesadaran bersama. Ramadan harus menjadi titik awal memperbaiki diri sekaligus menjaga suasana damai di dalam rutan maupun lapas,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, sebanyak 20 warga binaan Rutan Palu juga mengikuti tadarus Al-Qur’an sebagai bagian dari penguatan pembinaan keagamaan.

Bagus turut meninjau pos pengamanan dan berdialog dengan regu jaga, mengingatkan pentingnya kewaspadaan, kehati-hatian, serta peningkatan kontrol pengawasan selama Ramadan.

Kepala Rutan Palu, Fani Andika, menegaskan komitmen jajarannya menjaga stabilitas keamanan serta memastikan seluruh kegiatan pembinaan Ramadan berjalan tertib.

“Sinergi antara petugas dan warga binaan terus kami perkuat agar suasana rutan tetap aman, kondusif, dan mendukung proses pembinaan selama bulan suci,” tegas Fani.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan antara petugas dan warga binaan.

Kehadiran langsung pimpinan wilayah ini menegaskan komitmen pemasyarakatan untuk memastikan ibadah berjalan khusyuk, pengamanan tetap optimal, serta pelayanan kepada warga binaan terpenuhi secara berkelanjutan sepanjang bulan suci.

Melalui sinergi pembinaan spiritual dan penguatan keamanan tersebut, diharapkan suasana lapas dan rutan di Sulawesi Tengah tetap kondusif, sekaligus menjadikan Ramadan sebagai fondasi moral bagi proses reintegrasi sosial warga binaan.(*)

Editor : Mugni Supardi
#Warga binaan tarawih #Pembinaan Ramadan warga binaan #Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah #Pengamanan Lapas Palu #Ramadan 1447 H Lapas Palu #Tarawih perdana Lapas Palu #Kakanwil Ditjenpas Sulteng #Rutan Palu kondusif