Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Transformasi Digital, Kakanwil Kemenag Sulteng Launching Aplikasi SIGAP di MAN 1 Banggai

Muchsin Siradjudin • Minggu, 15 Februari 2026 | 12:01 WIB
INOVASI: Kakanwil Kemenag Sulteng H. Junaidin didampingi Kakan Kemenag Banggai H. Suardi Kandjai melaunching aplikasi SIGAP, Rabu (11/2/2026).(FOTO: HUMAS KEMENAG/RADAR PALU).
INOVASI: Kakanwil Kemenag Sulteng H. Junaidin didampingi Kakan Kemenag Banggai H. Suardi Kandjai melaunching aplikasi SIGAP, Rabu (11/2/2026).(FOTO: HUMAS KEMENAG/RADAR PALU).

RADAR PALU - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr. H. Junaidin, S.Ag., MA, secara resmi meluncurkan aplikasi SIGAP sebagai bagian dari program MAN Banggai Go Digital.

Kegiatan yang dipusatkan di MAN 1 Banggai ini menjadi tonggak inovasi menuju tata kelola pendidikan berbasis digital yang lebih modern.

Dalam peluncuran tersebut, Kakanwil didampingi oleh Plt. Kabid Bimas Islam, H. Irwan, S.Ag., MA, dan Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Banggai H. Suardi Kandjai.

Kehadiran aplikasi ini disambut positif sebagai langkah konkret madrasah dalam beradaptasi dengan tuntutan zaman.

Dalam sambutannya, Dr. H. Junaidin menegaskan bahwa SIGAP bukan sekadar aplikasi administratif biasa. SIGAP merupakan simbol komitmen madrasah untuk bergerak cepat, transparan, dan profesional.

"Di era digital saat ini, transformasi layanan pendidikan bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Aplikasi SIGAP adalah jawaban atas tantangan tersebut untuk memastikan tata kelola pendidikan yang sistematis dan terukur," ujar Kakanwil.

Melalui aplikasi SIGAP, MAN 1 Banggai kini memiliki instrumen kendali mutu yang mencakup berbagai aspek penting kinerja pendidik, di antaranya, perencanaan untuk Pengunggahan dan verifikasi RPP/Modul Ajar secara digital.

Kemudian monitoring, untuk emantauan kehadiran dan aktivitas mengajar guru.

Dokumentasi, untuk penyimpanan perangkat pembelajaran yang rapi dan terintegrasi. Selanjutnya, evaluasi dan pelaporan untuk penilaian kinerja guru secara real-time untuk menjamin standar pendidikan.

Dengan sistem ini, kepala madrasah dapat memastikan setiap proses belajar mengajar berjalan sesuai rencana. Di sisi lain, para guru didorong untuk semakin disiplin dan profesional karena kinerja mereka terdokumentasi dengan baik.

Kakanwil berharap inovasi dari MAN 1 Banggai ini tidak berhenti pada urusan administratif semata, melainkan menjadi alat penguat budaya kerja.

Ia mendorong agar sekolah-sekolah lain di Sulawesi Tengah menjadikan langkah ini sebagai inspirasi.

"Inilah wajah madrasah hari ini. Adaptif terhadap teknologi, akuntabel dalam kinerja, dan siap melahirkan generasi unggul. Jika tata kelola kita kuat, insyaAllah mutu pendidikan kita pun akan meningkat," pungkasnya.

Peluncuran ini menandai kesiapan MAN 1 Banggai untuk bertransformasi menjadi institusi pendidikan yang Maju, Bermutu, dan Mendunia.(***)

 

   

Editor : Muchsin Siradjudin
#Langkah kongkret madrasah #Pendidikan yang sistematis dan terukur #Adaptif terhadap teknologi #Institusi pendidikan yang maju