Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Bupati Touna Berkomitmen Menjadikan Togean Destinasi Kelas Dunia

Heriyanto • Minggu, 15 Februari 2026 | 09:42 WIB
KOMITMEN: Bupati se Sulteng dan Gubernur Sulteng saat melaunching pernerbangan Jakarta Luwuk Guangzhou, Rabu (11/2/2026).(FOTO: NENDRA PRASETYA/RADAR PALU).
KOMITMEN: Bupati se Sulteng dan Gubernur Sulteng saat melaunching pernerbangan Jakarta Luwuk Guangzhou, Rabu (11/2/2026).(FOTO: NENDRA PRASETYA/RADAR PALU).

RADAR PALU - Komitmen menjadikan Kepulauan Togean sebagai destinasi kelas dunia kembali ditegaskan Bupati Tojo Unauna (Touna), dalam acara Launching Penerbangan Perdana rute Jakarta–Luwuk dan Guangzhou–Palu (Sulawesi Tengah) yang digelar Coco’s Tour Indonesia di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata RI, Rabu (11/2/2026).

Peluncuran penerbangan tersebut secara resmi dilakukan Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia dan turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Wakil Walikota Palu, para Bupati dan Wakil Bupati se-Sulawesi Tengah, serta 30 travel agent mancanegara dan 35 media nasional.

Dalam kesempatan itu, Bupati Touna Ilham Lawidu, menegaskan bahwa konektivitas udara merupakan pintu utama percepatan pertumbuhan pariwisata, khususnya bagi daerah kepulauan seperti Togean.

“Konektivitas adalah kunci. Dengan terbukanya rute Jakarta–Luwuk dan Guangzhou–Palu, peluang kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke Togean semakin terbuka lebar. Ini langkah nyata membawa Togean mendunia,"tegas Bupati

Bupati menilai, pembukaan rute ini bukan sekadar penambahan jalur penerbangan, melainkan strategi besar membuka akses pasar internasional, terutama Asia dan Eropa, menuju Sulawesi Tengah,"ujarnya

Sementara itu di kesempatan yang sama, Ketua Badan Promosi Pariwisata Kabupaten Touna, Thomas Despin, memaparkan potensi unggulan Kepulauan Togean di hadapan Wakil Menteri Pariwisata RI, para kepala daerah, travel agent mancanegara, dan media nasional.

"Kepulauan Togean memiliki kekuatan pada wisata bahari kelas dunia, ekowisata, konservasi laut, desa wisata, serta pariwisata berbasis masyarakat (community based tourism). Dengan dukungan konektivitas yang semakin terbuka, Togean dinilai sangat siap menjadi destinasi premium yang kompetitif di pasar global,"jelas Thomas.

Thomas Despin juga menekankan pentingnya kolaborasi investasi, penguatan amenitas, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta promosi terpadu guna memastikan pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat lokal.

Sementara itu, Wakil Menteri (Wamen) Pariwisata RI Ni Luh Enik Ermawati menyampaikan bahwa penguatan konektivitas udara merupakan strategi utama dalam meningkatkan daya saing destinasi Indonesia, khususnya kawasan timur yang memiliki potensi alam luar biasa namun masih memerlukan dukungan aksesibilitas.

Kehadiran puluhan travel agent mancanegara dan media nasional dalam kegiatan tersebut menjadi momentum promosi internasional bagi Sulawesi Tengah, termasuk Kepulauan Togean sebagai destinasi unggulan bahari dan ekowisata berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Touna optimistis, melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan konektivitas yang semakin terbuka, Kepulauan Togean akan semakin dikenal dunia sebagai destinasi eksotis, autentik, dan berkelas internasional.

“Togean Mendunia, Sulawesi Tengah Bangkit, Indonesia Maju."kata Ermawati.(***)

 

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Meningkatkan daya saing destinasi Indonesia #Ekowisata berkelanjutan #Pengembangan pariwisata #Kawasan Timur Indonesia