Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pemkab Sigi Tegaskan Palolo Bebas Tambang dan Sawit, Dorong Kebersihan dan Pertanian Berkelanjutan

Angel Sumbara • Minggu, 15 Februari 2026 | 09:35 WIB


KOMITMEN: Bupati Sigi, Moh. Rizal Intjenae bersama Wabup Samuel Yansen Pongi terus mengingatkan warganya untuk selalu bersih.(FOTO: ANGEL SUMBARA/RADAR PALU).
KOMITMEN: Bupati Sigi, Moh. Rizal Intjenae bersama Wabup Samuel Yansen Pongi terus mengingatkan warganya untuk selalu bersih.(FOTO: ANGEL SUMBARA/RADAR PALU).

RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten Sigi menegaskan komitmennya menjaga Kecamatan Palolo sebagai wilayah yang bersih, berkelanjutan, dan berpihak pada pertanian rakyat.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Pemerintah Kabupaten Sigi di Kantor Desa Bahagia, Kecamatan Palolo, Senin (9/1/2026).

Kunjungan kerja yang dipimpin langsung Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae bersama Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya membahas isu kebersihan lingkungan, infrastruktur jalan, serta keberlanjutan sektor pertanian.

Dalam diskusi bersama warga, salah satu perhatian utama adalah pengelolaan sampah, terutama keterbatasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Palolo yang saat ini baru tersedia satu unit.

Pemkab Sigi berencana menambah TPA sebagai bagian dari penguatan Program “Pakagali Pakagaya Ngata”, yang diarahkan untuk menciptakan lingkungan desa yang bersih, tertata, dan sehat.

Selain kebersihan, persoalan pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi sorotan. Bupati Sigi menegaskan bahwa lambatnya pembangunan tidak boleh lagi disebabkan oleh praktik pungutan liar.

Pemerintah daerah berkomitmen menindak tegas segala bentuk pungli yang menghambat pembangunan. Infrastruktur harus dibangun sesuai aturan dan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan oknum tertentu, tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sigi kembali menegaskan sikap tegas Pemkab Sigi dalam menjaga Palolo dari perkebunan sawit dan aktivitas pertambangan emas. Menurutnya, kedua aktivitas tersebut berpotensi besar merusak lingkungan dan mengancam masa depan pertanian masyarakat.

“Aktivitas pertambangan tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengancam keberlangsungan lahan pertanian yang menjadi sumber utama penghidupan masyarakat,” ujar Bupati.

Sebagai langkah konkret memperkuat sektor pertanian, Pemkab Sigi juga mendorong peremajaan tanaman kakao, yang selama ini menjadi komoditas unggulan warga Palolo.

Pemerintah daerah menyiapkan distribusi 1,5 juta bibit kakao untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Kunjungan kerja ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, para Asisten dan Staf Ahli, pimpinan OPD, Wakil Ketua DPRD Sigi beserta anggota, camat, kepala desa, serta masyarakat Kecamatan Palolo yang mengikuti kegiatan dengan antusias.(***)

 

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Melarang aktifitas tambang dan sawit #Keberlangsungan lahan pertanian #Berpihak pada pertanian rakyat #Petani sangat antusias